Ilustrasi apartemen Kalibata City - MI/Adam Dwi.
Ilustrasi apartemen Kalibata City - MI/Adam Dwi.

Pengelola Kalibata City Diminta tak Sewakan Kamar Harian

Nasional prostitusi
Muhammad Al Hasan • 18 September 2018 08:08
Jakarta: Walikota Jakarta Selatan Marulah Matatali meminta pengelola dan penghuni Apartemen Kalibata City berkomitmen memasang Closed Circuit Television (CCTV). Dia mengklaim sudah melakukan audiensi dengan warga, pihak pengelola dan pengembang.
 
"Kita sepakat baik RT, warga, pengelola untuk bertekad memerangi ini (prostitusi)," Kata Walikota Jakarta Selatan Marulah Matatali saat dihubungi, Jakarta, Senin, 17 September 2018.
 
CCTV dimaksudkan untuk menjaga dan memastikan orang yang keluar masuk di dalam apartemen. Penempatannya pun sudah disepakati akan dipasang di pintu masuk penghuni maupun tamu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tak hanya itu, langkah lain yang akan dilakukan adalah meminta pengelola untuk mengganti tarif sewa harian menjadi bulanan. Marulah menyebut tarif murah harian banyak dimanfaatkan oknum sebagai tempat prostitusi.
 
"Kita juga minta supaya pengelola tidak menyewakan ini harian mereka sepakat tidak disewa harian," tegasnya.
 
Baca: Cegah Prostitusi, Wajah Tamu Kalibata City akan Dipotret
 
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswesan melalui akun Instagramnya mengatakan wajah dan nama tamu di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, akan dipotret dan dicatat. Menurutnya, langkah ini sebagai langkah awal mencegah prostitusi.
 
Pemprov DKI akan memberlakukan kebijakan ini dan segera diumumkan kepada publik. "Salah satu prinsip pencegahan, yakni wajah dan nama tamu akan difoto, dicatat, dan tentu saja bisa diumumkan kepada publik," kata Anies, Minggu, 16 September 2018.
 
Anies melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah, Sabtu, 15 September 2018. Keduanya berboncengan motor menuju kawasan Apartemen Kalibata City.
 
Sesampainya di sana, Anies menemui penghuni, pengelola, dan jajaran RT/RW di area itu. Sidak juga dihadiri camat dan lurah.
 
Dalam laman Instagramnya itu Anies pun mengajak masyarakat untuk menghargai perempuan. Pengelola dan pemerintah harus mampu melepaskan mereka yang terjerat lingkaran perdagangan manusia dan prostitusi.
 
Tahun ini Dirkrimum Polda Metro Jaya telah mengungkap tiga kasus prostitusi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Jika dijumlahkan dengan kasus prostitusi di tempat yang sama yang diungkap jajaran Polres Jakarta Selatan, berarti sudah ada lima kasus prostitusi.
 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif