iang-tiang penyangga monorel yang terbengkalai di Jalan H.R Rasuna Said, Jakarta. Foto: Antara/Akbar Nugroho
iang-tiang penyangga monorel yang terbengkalai di Jalan H.R Rasuna Said, Jakarta. Foto: Antara/Akbar Nugroho

Monorel Jakarta Simbol Kegagalan

Nasional monorel
Theofilus Ifan Sucipto • 20 Februari 2019 20:03
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disarankan menjadikan tiang monorel yang mangkrak sebagai simbol kegagalan. Sebab, proyek itu sudah mangkrak 12 tahun dan merusak estetika jalan Ibu Kota.
 
Analis Kebijakan Transportasi dan Koordinator Koalisi Warga untuk Transportasi Indonesia, Azas Tigor Nainggolan mengatakan, pengembang lalai menunaikan tugasnya membangun monorel dalam jangka waktu yang ditentukan. Pengembang diminta bertanggung jawab karena kadung membangun tiang itu.
 
Azas menyarankan, jika pengembang tidak merobohkan, tiang itu dijadikan sarana untuk menambah estetika Jakarta. Misalnya, kata dia, membangun patung pahlawan di tiap tiang monorel.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jika benar-benar tidak mau digunakan, biarin saja berdiri dijadikan simbol kegagalan dan dampak dari salah perhitungan," kata Azaz pada Medcom.id, Rabu, 20 Februari 2019.
 
Baca: Proyek Monorel Mangkrak, Mendagri Ingatkan Kepala Daerah Lain
 
Menurutnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seharusnya tegas menindak pengembang. "Pemprov DKI harusnya tegas mendesak pengembang meruntuhkan tiang monorel. Kalau gagal karena studi kelayakan (feasibility study), ya itu urusan mereka," ujar Azas.
 
Diketahui, pembangunan proyek monorel berhenti sejak 2007. PT Jakarta Monorail (JM) sebagai pengembang tidak bisa melanjutkan proyek tersebut. Hingga saat ini Ortus Holding pemegang saham mayoritas PT JM dan Adhi Karya masih terlibat sengketa harga ganti rugi tiang pancang.
 
PT. Adhi Karya meminta Ortus melunasi pembayaran tiang senilai Rp193 miliar. Sedangkan Ortus hanya bersedia membayar ganti rugi tiang sebesar Rp130 miliar.
 
Anies mengaku sempat bertemu PT JM untuk membongkar tiang itu karena mengganggu lalu lintas dan keindahan tata kota. Namun sampai saat ini PT JM belum kunjung membongkarnya.
 
(FZN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif