Suasana di halaman Balai Kota DKI Jakarta yang menjadi kantor gubernur dan wakil gubernur. Foto: MI/Arya Manggala
Suasana di halaman Balai Kota DKI Jakarta yang menjadi kantor gubernur dan wakil gubernur. Foto: MI/Arya Manggala

Lantai Tujuh Gedung G Balai Kota DKI Ditutup Sementara

Nasional Virus Korona
Antara • 08 Agustus 2020 01:40
Jakarta: Lantai tujuh Gedung Blok G Balai Kota DKI Jakarta ditutup sementara. Penutupan terkait adanya sejumlah staf di lokasi tersebut dinyatakan reaktif virus korona (covid-19) berdasarkan tes cepat atau rapid test.
 
Lokasi itu akan ditutup hingga Senin, 10 Agustus 2020. Namun seluruh gedung tidak akan ditutup karena merupakan pusat pelayanan masyarakat.
 
"Lantai tujuh hari ini tutup semua, tapi Senin masuk. Enggak bisa semuanya, karena ini layanan, tapi kita sudah 50 persen pegawai (yang bekerja di kantor)," kata Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah dilansir Antara, Jumat, 7 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Chaidir mengeklaim jumlah para pegawai yang reaktif covid-19 tidak banyak. Mereka saat ini sudah diminta melakukan isolasi mandiri dan bekerja di rumah atau work from home (WFH).
 
"Kalau jumlahnya enggak banyak, mereka baru reaktif positif. Lalu sekarang dites PCR, jadi belum terpapar, reaktif positif, makanya dilakukan WFH di rumahnya isolasi mandiri," kata Chaidir.
 
Baca: Penerapan Inpres Penegakan Prokotol Butuh Pengawasan Khusus
 
Menurut Chaidir, lantai tujuh itu merupakan lokasi kantor Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta. Hanya lantai tersebut yang ditutup.
 
"Lantai itu aja yang terjadi, di lantai BPKD. Hanya itu aja ditutup, tapi kan BPKD punya tiga lantai, lantai tujuh, lantai 14, lantai 15," katanya.
 
Chaidir mengatakan hingga saat ini belum ada hasil swab dari staf yang dinyatakan reaktif korona itu. Hanya saja Pemprov telah menyiapkan langkah-langkah jika hasilnya telah keluar.
 
"Kalau dia reaktif positif baru diswab, nanti kelihatannya ada tingkatannya, kategori ringan, sedang dan berat. Kalau baru ringan, ya, mereka cukup melakukan karantina di rumah, kalau sedang baru mereka dirujuk ke wisma atlet," kata dia.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif