Ilustrasi/MI/Pius Erlangga
Ilustrasi/MI/Pius Erlangga

Bendungan Ciawi Tak Mempan Cegah Banjir Jakarta

Nasional banjir jakarta
Nur Azizah • 12 April 2019 14:35
Jakarta: Keberadaan Bendungan Sukamahi dan Ciawi tak berpengaruh banyak pada pengendalian banjir di Jakarta. Dua bendungan itu hanya bisa mengurangi banjir 30 persen di Bogor.
 
Di Jakarta, kedua bendungan itu hanya mampu mengurangi banjir 12 persen. Pemprov DKI Jakarta perlu menormalisasi sungai, khususnya di bantaran Kali Ciliwung, untuk bisa secara signifikan menekan banjir.
 
"Jadi, tetap harus normalisasi. Itu sudah satu paket; bangun bendung, lebarin sungai, dan bangun tanggul pantai," kata Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung dan Cisadane (BBWSCC) Bambang Hidayah saat dihubungi, Jakarta Jumat, 12 April 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pemprov DKI Bebaskan 13 Hektare Lahan untuk Normalisasi
 
Bila normalisasi berjalan, banjir di Jakarta bisa berkurang lebih dari 30 persen. Bila tidak, Bendungan Sukamahi dan Ciawi tak akan berdampak signifikan pada penanganan banjir.
 
"Debit sudah berkurang di hulu (Bogor), terus masuk ke hilir (Jakarta) jadi banyak lagi. Kenapa? Karena di hilir banyak sungai lain yang masuk. Paling hanya berkurang jadi 12 persen di pintu air Manggarai," kata dia.
 
Baca: Musim Hujan Diprediksi Berakhir April
 
Bambang menegaskan normalisasi tetap harus berjalan meski sudah ada Bendungan Sukamahi dan Ciawi. Kedua bendungan itu hanya bersifat dry dam, bukan bendungan tampung.
 
"Itu harus digarisbawahi, bukan seperti Jatiluhur. Ini hanya bendung pengendali banjir, sungai tetap mengalir. Kecuali kalau hujan besar, bendung akan penuh, nahan air, debit sungai tetap," jelas dia.
 

(OJE)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif