Ilustrasi Jakarta. ANT/Galih Pradipta
Ilustrasi Jakarta. ANT/Galih Pradipta

Jakarta Dinilai Siap Hadapi New Normal

Nasional Virus Korona PSBB New Normal
Cindy • 03 Juni 2020 07:54
Jakarta: Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap III di Ibu Kota Negara akan berakhir Kamis, 4 Juni 2020. Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta menilai penegakan aturan PSBB tahap III cukup efektif.
 
"Sudah baik efektif selama ini DKI menerapkan PSBB, mari kita mempersiapkan diri kita untuk memasuki fase new normal," kata Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Judistira Hermawan saat dihubungi, Rabu, 3 Juni 2020.
 
Jusdistira menuturkan sudah saatnya Jakarta menghadapi fase kenormalan baru. Mengingat angka kasus positif juga semakin menurun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya kira apa yang sudah dilakukan di DKI Jakarta melalui peraturan gubernur, peraturan dari pemerintah pusat, peraturan Menteri Kesehatan sudah cukup efektif menekan penyebaran covid di fase III," tutur dia.
 
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga melakukan penyekatan dan perizinan keluar masuk Jakarta selama bulan suci Ramadan. Kebijakan itu dinilai berhasil menekan angka penyebaran virus korona dengan membatasi pergerakan orang.
 
(Baca: Penetapan New Normal di Jakarta Didesak Berbasis Data)
 
Dia meminta Pemprov DKI Jakarta tak berlarut-larut memperpanjang PSBB. Sebab warga Jakarta butuh tetap hidup dan perputaran ekonomi harus tetap berjalan.
 
"Karena pandemi di bidang kesehatan, jangan sampai kita juga memasuki apa yang dinamakan pandemi ekonomi," tutur Judistira.
 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggodok protokol aktivitas masyarakat menjalani new normal di tengah pandemi virus korona. Proses tersebut melibatkan para ahli dan sejumlah pihak terkait.
 
"(Protokol normal baru) dalam proses, nanti kita umumkan saat menentukan apakah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berakhir atau diperpanjang," ujar Anies di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa, 26 Mei 2020.
 
Protokol normal baru akan mengatur seluruh sektor aktivitas masyarakat, seperti perekonomian, peribadahan, sosial, hingga budaya. Setiap sektor memiliki protokol yang berbeda-beda sesuai kondisi di lingkungan masyarakat.
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif