NEWSTICKER
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Medcom.id/Nur Azizah
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Medcom.id/Nur Azizah

Anies Dianggap Cakap Tangani Banjir Jakarta

Nasional banjir jakarta Jakarta Banjir
Theofilus Ifan Sucipto • 22 Februari 2020 06:18
Jakarta: Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Dato Sri Tahir memuji kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menangani banjir. Di tangan Anies banjir di ibu kota disebut cepat surut.
 
"Yang dikatakan media sosial bahwa Gubernur Jakarta tidak baik menangani banjir, saya pikir itu salah," kata Dato di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat, 21 Februari 2020.
 
Dato menceritakan awalnya dia bertemu Anies sekitar satu bulan lalu. Saat itu, Dato bertanya soal keadaan banjir di Jakarta dan menawarkan bantuan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Komisaris Utama Mayapada Group itu mengaku terkejut dengan penjelasan Anies. Dato mengatakan banjir di ibu kota lebih cepat surut dibanding era mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
 
"Penanganan banjir Jakarta di bawah Bapak Gubernur (Anies) saya kira tidak kalah dari gubernur-gubernur yang sebelumnya," ucap Dato.
 
Anies Dianggap Cakap Tangani Banjir Jakarta
Banjir di Bidara Cina, Jakarta Timur. Medcom.id/Zaenal Arifin
 
Lembaga survei Indo Barometer mengukur tingkat keberhasilan tiga gubernur terakhir dari lima indikator, yakni penanganan banjir, kemacetan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi warga.
 
Sebanyak 42 persen responden menilai Ahok berhasil mengatasi banjir Jakarta. Sebanyak 25 persen memilih Jokowi, dan Anies hanya dipilih 4,1 persen responden.
 
Kemudian, sebanyak 8,3 persen responden menilai Anies berhasil menangani kemacetan. Sedangkan, Jokowi dipilih 35,1 persen, dan Ahok 35,3 persen.
 
Survei Indo Barometer ini dilakukan terhadap 1.200 responden yang tersebar di 34 provinsi. Jajak pendapat ini punya margin of error sebesar 2,83 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.
 
Waktu pengumpulan data dilakukan mulai 9 Januari hingga 15 Januari 2020 dengan teknik wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Responden survei adalah warga negara Indonesia yang mempunyai hak pilih.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif