NEWSTICKER
Layar informasi electronic road pricing (ERP) di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan/MI/Immanuel Antonius
Layar informasi electronic road pricing (ERP) di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan/MI/Immanuel Antonius

Push and Pull Strategy Benahi Lalu Lintas DKI

Nasional lalu lintas dki jakarta
Theofilus Ifan Sucipto • 21 Februari 2020 18:00
Jakarta: Pembenahan lalu lintas DKI Jakarta dianggap bisa dilakukan melalui dua jurus jitu. Gubernur DKI Anies Baswedan bakal meningkatkanpenggunaan transportasi umum untuk menekan kemacetan.
 
"Dalam penanganan permasalahan transportasi itu yang disebut push and pull strategy (strategi mendorong dan menarik)," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo, di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat 21 Februari 2020.
 
Baca:ERP Jakarta Ditargetkan Beroperasi Akhir 2020

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Strategi mendorong diterapkan melalui ganjil-genap yang sudah dilakukan dan electronic road pricing (ERP) pada akhir 2020. Manajemen parkir juga dijadikan pelengkap.
 
"Mendorong pembangunan lokasi park and ride di ujung-ujung simpul transportasi," kata dia.
 
<i>Push and Pull Strategy</i> Benahi Lalu Lintas DKI
Ilustrasi alat ERP/MI/Pius Erlangga
 
Sementara strategi menarik adalah mengintegrasikan angkutan umum. Bus TransJakarta akan tersambung dengan Lintas Rel Terpadu (LRT), hingga Moda Raya Terpadu (MRT).
 
"Termasuk di dalamnya integrasi dengan angkutan penyeberangan angkutan laut ke Pulau Seribu," kata Syafrin.
 
Syafrin mebeberkan solusi lain, salah satunya berjalan kaki menuju stasiun atauhalte angkutan pengumpan. "Begitu juga sepeda atau kendaraan lingkungan akan dikoneksikan dengan simpul-simpul transportasi," kata Syafrin.
 
Baca:Pemprov DKI Kaji ERP di Jalur Ganjil Genap
 
Kerugian akibat kemacetan di Jakarta mencapai angka fantastis. Data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada 2017 menyebutkan kerugian akibat kemacetan di Jakarta sekitar Rp65,7 triliun setiap tahun.
 
Angka tersebut akan berkembang lebih besar di lingkup Jabodetabek. Selain itu, polusi udara karena kemacetan lalu lintas menyebabkan kualitas udara di langit Jakarta dan kota sekitarnya membahayakan kesehatan.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif