NEWSTICKER
Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Nur Azizah
Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Nur Azizah

Dinkes DKI Siapkan Pendamping WNI dari Natuna

Nasional dki jakarta Virus Korona virus corona
Sri Yanti Nainggolan • 15 Februari 2020 14:09
Jakarta: Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta akan memonitor warga observasi dari Natuna yang tiba di Bandara Halim Perdanakusuma hari ini, Sabtu, 15 Februari 2020. Setiap warga akan dipantau oleh satu petugas.
 
"Itu lebih sebagai fungsi LO (liaison officer). Supaya kalau memerlukan komunikasi atau info itu mudah menghubungi kita," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes DKI Jakarta Dwi Oktavia Handayani saat dihubungi, Sabtu, 15 Februari 2020.
 
Pendampingan akan berlangsung selama beberapa hari. Dwi menyebut para pendamping tak hanya mengecek kondisi kesehatan mereka, tapi sebagai perantara Dinkes dan para WNI.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mereka sudah fit dalam kondisi yang tak perlu dikhawatirkan, jadi sudah bisa langsung interaksi biasa," imbuh dia.
 
Dinkes DKI Siapkan Pendamping WNI dari Natuna
Para WNI yang dikarantina di Natuna. Foto: Antara/Muhammad Adimaja
 
Dia memastikan pendampingan berlaku bagi seluruh warga yang diobservasi. Jumlah pendamping akan disesuaikan dengan WNI yang memutuskan tinggal di Jakarta. Sebab selain warga asli DKI, akan ada warga daerah lain yang tinggal sementara di Jakarta.
 
"Kita lihat nanti, konfirmnya berapa. Kan belum tentu, nanti ada mungkin ada yang mau stay (tinggal) di rumah sodara," kata dia.
 
Sebanyak 285 WNI diobservasi di Natuna selama 14 hari sejak Minggu, 2 Februari 2020. Hari ini, mereka dilepas dari pusat karantina dan dikembalikan ke daerah masing-masing. Pemerintah memastikan para WNI itu tak terjangkit virus korona.
 
Saat ini, mereka telah diberangkatkan dari Lanud Raden Sadjad Natuna ke Base Ops Halim Perdanakusuma. Sebanyak 285 orang yang dipulangkan terdiri dari 238 WNI yang dievakuasi dari Provinsi Hubei, Tiongkok, 1 WNA (suami dari WNI), 5 anggota tim pendahulu KBRI Beijing. Sisanya 42 orang yakni dari tim penjemput termasuk kru pesawat dan petugas kesehatan.
 

 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif