Wakil Ketua DPRD DKI M. Taufik/MI/Mohamad Irfan
Wakil Ketua DPRD DKI M. Taufik/MI/Mohamad Irfan

Gerindra: Sandiaga Tak Mungkin Kembali Jadi Wagub

Nasional Pengganti Sandiaga Uno
Nur Azizah • 15 Maret 2019 12:35
Jakarta: Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Mohammad Taufik menjamin Sandiaga Salahuddin Uno tak akan kembali menjadi wakil gubernur DKI Jakarta. Sandi diyakini tak memanfaatkan situasi yang secara mekanisme sebenarnya tak menyalahi aturan.
 
"Pak Sandi tidak akan lagi menjadi wagub. Bukan soal mekanisme, tapi kalau dilihat diri seorang (Sandi) enggak mungkin maju lagi," kata Taufik di DPRD DKI Jakarta Pusat, Jumat, 15 Maret 2019.
 
Baca: Anies Ingin Proses Pemilihan Cawagub DKI Lugas

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemungkinan Sandiaga kembali menduduki kursi orang nomor 2 di DKI sempat diungkapkan pengamat politik Indonesian Public Institute Jerry Massie. Pernyataan Jerry langsung dibantah Taufik.
 
"Itu kan pengamat yang tidak paham. Mungkin mereka tidak paham soal Sandiaga," ungkap dia.
 
Gerindra juga dituding tak mau kehilangan posisi di pemerintahan. Nama Taufik kembali diisukan menggeser dua nama calon wagub dari PKS.
 
"Enggak lah. Sudah gini saja deh, Gerinda menang di pileg saja biar Saya jadi ketua DPRD," ujar dia.
 
Baca: DPRD Gelar Rapimgab Bahas Panitia Seleksi Wagub DKI
 
Sandiaga Uno dinilai berpotensi diusulkan kembali menjadi wakil gubernur DKI Jakarta jika kalah pada Pilpres 2019. "Ada indikasi dia (Sandiaga) balik lagi (menjadi wakil gubernur)," ujar Jerry di Jakarta, beberapa waktu lalu.
 
Menurut Jerry andai Sandiaga 'kembali' ke DKI Jakarta, hubungan Gerindra dan PKS terancam renggang. Pasalnya Gerindra sebelumnya telah merelakan kursi wakil gubernur DKI kepada PKS. Saat ini pun proses pemilihan wakil gubernur masih bergulir.
 
"Tinggal tunggu waktu. Ini seperti bom waktu antara Gerindra dan PKS," kata dia.
 

(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi