NEWSTICKER
Bus sekolah di Jakarta disemprot cairan disinfektan. Medcom.id-Zaenal Arifin
Bus sekolah di Jakarta disemprot cairan disinfektan. Medcom.id-Zaenal Arifin

Bus Sekolah di DKI Disemprot Disinfektan

Nasional Virus Korona
Zaenal Arifin • 22 Maret 2020 20:04
Jakarta: Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta menyemprot cairan disinfektan ke puluhan bus sekolah di pool di Jakarta Timur. Bus-bus tersebut nantinya akan digunakan sebagai alat transportasi tenaga medis PMI untuk menangani covid-19 atau korona.
 
Kasatgas Penanganan covid-19 PMI DKI Jakarta Aguy Gurhadi Kartasasmita, mengatakan kegiatan ini bekerjasama dengan Unit Pengelola Angkutan Sekolah Dinas Perhubungan DKI Jakarta. "Kita siapkan banyak tenaga medis dalam penanganan ini," kata Aguy usai penyemprotan cairan disinfektan di Jaktim, Minggu, 22 Maret 2020.
 
Diungkapkan Aguy, ada empat rumah sakit di Jakarta yang bekerjasama dengan PMI DKI untuk perbantuan tenaga medis. Di antaranya RSUD Pasar Minggu, RSUD Cengkareng, RSUD Tarakan dan RSUD Duren Sawit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selama sekolah diliburkan, bus akan dipergunakan khusus untuk transportasi tenaga medis ke rumah sakit-rumah sakit tersebut. Aguy belum bisa merinci tptal jumlah tenaga medis yang disiagakan PMI DKI Jakarta.
 
Baca:Jalan Protokol di Jakut Disemprot Disinfektan
 
"Kita siapkan agar bus steril dahulu dan selanjutnya menunggu tenaga medis mana yang rumah sakit butuhkan," ujarnya.
 
Aguy ingin memastikan petugas medis yang dikirim benar-benar sehat. Dan mereka dijamin keselamatannya dengan melengkapi alat pelindung diri (APD).
 
"Jangan sampai tim (medis) terpapar, apalagi izin keluar rumah saja sudah susah. Sehingga kita bertanggung jawab atas segala keselamatan dan kesehatan kru dan orang-orang yang membantu kami," tandasnya.
 
Untuk penyemprotan disinfektan ini, PMI Jakarta menyiapkan 300 orang yang disebar keseluruh wilayah yang ada di Jakarta. Sementara Kepala Unit Pengelola Angkutan Sekolah Ali Murtadho, mengaku pihaknya untuk saat ini menyiagakan sebanyak 50 unit bus.
 
"Namun akan bertambah mengikuti permintaan rumah sakit dan lainnya," katanya.

 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif