Ilustrasi Jakarta. Medcom.id/Nur Azizah
Ilustrasi Jakarta. Medcom.id/Nur Azizah

Perusahaan Diminta Bentuk Gugus Tugas Internal

Nasional Virus Korona PSBB
Sri Yanti Nainggolan • 28 Juli 2020 09:08
Jakarta: Penularan virus korona (covid-19) di perkantoran DKI Jakarta semakin masif. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berharap badan usaha melaporkan secara mandiri bila terjadi kasus positif korona.
 
"Kami berharap ada gugus tugas internal perusahaan yang melakukan pengecekan pengawasan terkait masalah protokol covid-19," ujar Kepala Dinas Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnaker) DKI Jakarta Andri Yansyah di Jakarta, Selasa, 28 Juli 2020.
 
Andri menuturkan gugus tugas bisa melapor bila ada pegawai terpapar covid-19, pemeriksaan tes pada pegawai, proses disinfeksi setelah temuan kasus, hingga pembukaan kembali aktivitas kantor. Disnaker juga menunggu laporan dari masyarakat bila ada kasus positif korona di perusahaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia memastikan pihaknya bakal langsung melakukan sidak. "Bisa dari internal (karyawannya), tapi memang identitas karyawan tersebut kita rahasiakan. Atau bisa juga dari eksternal," tutur dia.
 
(Baca: Daftar 59 Kantor DKI Jadi Klaster Baru Covid-19)
 
Ia heran perkantoran tak mau melapor secara mandiri bila ada kasus positif korona. Pihaknya terus mengimbau gugus tugas internal diaktifkan.
 
"Terus, jangan takut dilakukan pengetesan, jangan takut melakukan pelaporan kalau ada karyawan terpapar," tutur dia.
 
Sebanyak 59 kantor di DKI menjadi klaster baru covid-19 dengan total 375 kasus. Kepala bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia, mengatakan pelacakan kontak dilakukan kepada pegawai kantor yang dinyatakan positif covid-19. Pelacakan hingga ke keluarga pegawai terpapar covid-19.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif