NEWSTICKER
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama perwakilan kelompok agama sepakat meniadakan kegiatan keagamaan selama dua pekan ke depan. Istimewa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama perwakilan kelompok agama sepakat meniadakan kegiatan keagamaan selama dua pekan ke depan. Istimewa

Kegiatan Keagamaan di Jakarta Ditiadakan Sementara

Nasional Virus Korona virus corona
Sri Yanti Nainggolan • 19 Maret 2020 17:43
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama perwakilan kelompok agama sepakat meniadakan kegiatan keagamaan selama dua pekan ke depan. Kebijakan peniadaan kegiatan agama ini untuk menekan penyebaran wabah virus korona covid-19.
 
Kesepakatan tersebut hasil pertemuan antara Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jakarta. Pembatasan interaksi dianggap hal serius yang harus dijalankan. Kegiatan ibadah secara berkumpul ditunda hingga kondisi kondusif.
 
"Untuk sementara waktu kita lakukan selama dua pekan ke depan, ditunda. Nanti kita pantau kondisinya dua minggu lagi," ujar Anies di Balai Kota DKI, Kamis, 19 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk umat Islam, salat Jumat di Jakarta akan ditiadakan selama dua pekan. Pun demikian dengan kebaktian umat Kristiani.
 
Baca: Wisma Atlet Mulai Dibenahi Demi Tampung Pasien
 
Petugas Kekurangan Alat Pelindung Kesehatan
Grafis Medcom.id
 
"Begitu juga dengan kegiatan Nyepi. Tadi unsur umat Hindu yang hadir menyampaikan bahwa kegiatan Nyepi sudah diputuskan tidak dilakukan dengan keramaian," terang Anies.
 
Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya akan membantu mengawasi dan menegakkan kebijakan yang telah disepakati. Dia pun mengajak warga DKI Jakarta mengurangi interaksi untuk sementara.
 
"Hari ini bila ingin melindungi saudara sebangsa, maka tinggal di rumah," ia mengingatkan.
 
Dalam konferensi pers tersebut hadir Ketua MUI DKI Jakarta Kiai Munahar Muhtar, Kiai Makmun Al Ayyubi, Ketua Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Wilayah DKI Jakarta Pendeta Manuel Raintung, Romo Suyadi dari Keuskupan Agung Jakarta, I Nengah Dharma dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) DKI Jakarta, dan Pendeta Liem dari Perwakilan Umat Buddha Indonesia Walubi) DKI Jakarta.
 
Baca: Pasien Positif Korona Jadi 309 Orang
 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif