Ilustrasi. Polisi menilang pengendara motor saat menggelar Operasi Zebra di kawasan Tanjung Barat, Jakarta. Foto:MI/Bary Fathahilah
Ilustrasi. Polisi menilang pengendara motor saat menggelar Operasi Zebra di kawasan Tanjung Barat, Jakarta. Foto:MI/Bary Fathahilah

72.389 Pengendara Terjaring Selama Operasi Keselamatan Jaya

Nasional pelanggaran lalu lintas
Siti Yona Hukmana • 17 Mei 2019 23:11
Jakarta: Puluhan ribu pengendara kendaraan bermotor masih melanggar lalu lintas. Sebanyak 72.389 pengendara ditertibkan selama dua pekan Operasi Keselamatan Jaya 2019.
 
"Rinciannya 58.873 pengendara ditegur dan 13.516 pengendara ditilang," kata Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir kepada Medcom.id di Jakarta, Jumat, 17 Mei 2019.
 
Nasir mengatakan, selama 14 hari giat jumlah pelanggaran paling banyak yakni melawan arus. Totalnya 2.419 pengendara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pelanggar tertinggi adalah kendaraan sepeda motor dengan jumlah 9.152 unit. Ini kita kenakan Pasal 287 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009," ungkap Nasir.
 
Profesi pelanggar tertinggi, lanjut Nasir, dilakukan oleh karyawan atau swasta dengan jumlah 6.946 pelanggar. Rentang usianya, paling banyak terdapat pada umur 26 sampai 30 tahun dengan total 3.618.
 
"Usia 31 sampai 35 tahun yang melanggar sebanyak 3.090 orang," ujar Nasir.
 
Sementara lokasi rawan pelanggaran, terdapat di kawasan perbelanjaan. Totalnya, 4.412 pelanggar.
 
Ia menambahkan, dalam 14 hari operasi, terjadi sejumlah kasus kecelakaan. Kecelakaan di lokasi target operasi ada sembilan kejadian.
 
Baca:5 Ribu Pengendara Ditertibkan Dalam Operasi Keselamatan Jaya
 
"Akibat kejadian ini dua korban luka berat, lima korban luka ringan, 12 kerugian benda atau kendaraan. Total kerugian Rp160 juta," beber Nasir.
 
Sementara, kecelakaan di luar lokasi target operasi tercatat ada 124 kejadian. Total kerugian mencapai Rp154.900.000.
 
"Enam korban meninggal dunia, 12 korban luka berat, 126 korban luka ringan dan 155 kerugian benda atau kendaraan," tambahnya.
 
Operasi Keselamatan Jaya 2019 digelar selama 14 hari mulai Senin, 29 April 2019, hingga Minggu, 12 Mei 2019. Titik-titik razia kendaraan di sepanjang Jalan Benyamin Sueb, Jakarta Pusat; Jalan Perintis Kemerdekaan di simpang Coca-Cola, dan sekitar Gedung Manggala Wanabakti, Jalan Gatot Subroto.
 
Baca:Melawan Arus Dominasi Pelanggaran Lalu Lintas
 
Selama giat, pengaturan lalu lintas (lantas) dilakukan sebanyak 20.988 kali, penjagaan lantas sebanyak 14.117 kali. Kemudian, pengawalan lantas sebanyak 400 kali dan patroli lantas sebanyak 7.763 kali.
 
Pengamanan disediakan 2.771 personel. Gabungan Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP. Personel Polri sebanyak 2.300, terdiri dari anggota Sabhara dan Reskrim.
 

(DMR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif