Petugas menggunakan alat berat membongkar bangunan semi permanen di pinggiran Kali Sunter, Jalan Agung Sunter Perkasa VIII, Jakarta Utara, Senin (18/11/2019). MI/Adi Maulana Ibrahim.
Petugas menggunakan alat berat membongkar bangunan semi permanen di pinggiran Kali Sunter, Jalan Agung Sunter Perkasa VIII, Jakarta Utara, Senin (18/11/2019). MI/Adi Maulana Ibrahim.

Warga Penggusuran Sunter Disebut Tak Terdata DPT

Nasional penggusuran
Fachri Audhia Hafiez • 18 November 2019 22:25
Jakarta: Warga korban penggusuran di Jalan Sunter Agung Perkasa VIII, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, disebut tak terdata dalam daftar pemilih tetap (DPT) pemilihan kepala daerah (Pilkada). Klaim menagih janji Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang disuarakan korban penggusuran dipertanyakan.
 
"Cek saja, di daftar pemilih sementara maupun daftar pemilih tetap, mereka ada enggak," kata Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko seperti dilansir Antara, Senin, 18 November 2019.
 
Sigit mempertanyakan nama pemilih yang menagih janji kampanye itu. Ia heran karena pemilik bangunan di kawasan Sunter itu tak terdaftar di DPT. Mereka juga disebut tak mengikuti pemilihan umum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, puluhan warga korban penggusuran di Jalan Sunter Agung Perkasa VIII, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara meminta Anies Baswedan menepati janji kampanye.
 
"Kami semua pendukung Anies, tapi kenapa digusur, katanya dulu tidak ada penggusuran saat kampanye," kata salah seorang warga, Subaidah.
 
Subaidah mengatakan hampir semua warga Madura yang bermukim di Jalan Sunter Agung Perkasa VIII mendukung Anies saat Pilkada 2017. Ia kecewa Anies mengingkari janji tak bakal melakukan penggusuran.
 
Hal senada juga disampaikan Ardi. Ardi menyebut warga menaruh harapan kepada Anies karena bernjanji tak akan melakukan penggusuran. Ia juga menggalang dukungan agar Anies bisa menduduki kursi DKI-1.
 
"Yang kami dapatkan hanya penggusuran," ujar Ardi.
 
Pemerintah Kota Jakarta Utara dibantu 1.500 personel gabungan dari kepolisian, satpol PP, dan PPSU, menertibkan bangunan di Jalan Sunter Agung Perkasa VIII, Kamis, 14 November 2019. Penertiban tersebut berujung bentrok lantaran warga mempertahankan bangunan mereka yang sudah ditinggali sejak puluhan tahun tersebut.

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif