Ilustrasi- lokasi pembangunan Stadion BMW di Sunter, Jakarta. MI/Pius Erlangga.
Ilustrasi- lokasi pembangunan Stadion BMW di Sunter, Jakarta. MI/Pius Erlangga.

Pembangunan Stadion BMW Dianggap Ilegal

Nasional stadion bmw
Nur Azizah • 17 Mei 2019 20:29
Jakarta: Pembangunan Stadion Bersih, Manusiawi, dan Wibawa (BMW) dianggap ilegal. Pasalnya, pembangunan kandang Persija Jakarta itu dibangun di atas lahan milik PT Buana Permata Hijau.
 
Kepemilikan lahan tersebut didasari adanya putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Nomor 282/g/2018/PTUN-JKT. Putusan itu menyatakan sertifikat lahan stadion BMW yang dimiliki Pemprov DKI cacat secara hukum dan prosedur.
 
"Apabila Pemprov DKI masih melanjutkan pembangunan, maka Pemprov DKI telah melakukan perlawanan hukum. Pembangunan itu pun ilegal," kata kuasa hukum PT Buana Permata Hijau Damianus Renjaan di kawasan Jakarta Pusat, Jumat, 17 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Damianus menegaskan Pemprov DKI tak memiliki hak atas lahan seluas 6,9 hektare tersebut. Ia meminta Pemprov DKI menghentikan pembangunan stadion BMW.
 
"DKI tidak punya hak atas lahan tersebut. Kami minta Pemprov mematuhi putusan PTUN," imbuh dia.
 
Baca: Anies Sebut Ada Penjegal Pembangunan Stadion Persija
 
Sebelumnya, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku kontraktor Stadion BMW mengatakan bakal meneruskan pembangunan. Dia juga tak terganggu dengan masalah legalitas lahan tersebut.
 
"Enggak (terganggu), kan jelas (instruksi) dari Pak Gubernur kalau pembangunan jalan terus. Jadi kita jalan terus," kata Direktur PT JakPro Iwan Takwin saat dihubungi, Jakarta, Kamis, 16 Mei 2019.
 
Saat ini, PT JakPro sedang menguji ketahanan tanah stadion BMW. Tak hanya itu, pihaknya juga tengah melakukan proses kedalaman fondasi.
 
"Kita lagi suntik ke bawah untuk tes kedalaman fondasi. Jadi, kita tahu fondasi pancang bisa sampai berapa," ucap dia.
 
Pengukuran ini sambil melakukan penimbunan dan perataan sampai mencapai level ketinggian keamanan banjir. Iwan menuturkan pengukuran dilakukan di atas lahan yang tidak bersengketa. Uji ketahanan tanah ditargetkan selesai akhir Minggu ini. Setelah itu, PT JakPro baru mulai melakukan pembangunan fisik stadion.
 

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif