Marina Ungkap Kesulitan Jalankan PD Dharma Jaya

Nur Azizah 16 Maret 2018 18:17 WIB
pemprov dki
Marina Ungkap Kesulitan Jalankan PD Dharma Jaya
Marina Ratna--Medcom.id/Nur Azizah
Jakarta: Sudah tiga tahun Marina Ratna menjadi Direktur PD Dharma Jaya. Ada suka, tapi banyak juga cerita duka.

Pertama kali Marina menjabat, manejemen PD Dharma Jaya tidak terlalu bagus. Banyak yang harus dibenahi, mulai dari membuat aturan, perbaikan sistem kerja karyawan, skala gaji hingga penggunaan anggaran.

"Dulu, mereka itu terbiasa tidak kerja profesional, tidak terbiasa usaha itu harus untung, anggaran tidak efisien, itu yang berat," kata Marina di Kantor PD Dharma Jaya, Jalan Penggilingan, Jakarta Timur, Jumat 16 Maret 2018.


Pembenahan manajemen dilakukan di dua tahun pertama. Kesulitan Marina dalam mengelola PD Dharma Jaya bertambah ketika perusahaannya hanya memiliki uang Rp2,4 miliar.

Baca: PD Dharma Jaya Ditagih Utang Sehari 3 Kali

Sementara Marina dipaksa harus memenuhi kebutuhan daging dan ayam seluruh masyarakat di DKI Jakarta. Setahun, dua tahun PD Dharma Jaya berjalan baik.

"Tahun 2017 yang betul-betul bagus. Kalau 2016 kan baru pembenahan," imbuhnya.

Pada tahun 2017, PD Dharma Jaya mendapatkan dana Penyertaan Modal Daerah (PMD) sebesar Rp44 miliar. Di tahun itu pula PD Dharma Jaya mendapatkan laba sekitar Rp2 miliar.

Di tahun 2018, PMD dihentikan di masa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno. Sementara, Marina harus tetap memenuhi kebutuhan pangan warga Ibu Kota.

Kesulitan pendanaan membuat Marina berutang sekitar Rp80 miliar ke sejumlah penyedia ayam dan daging. Karena itu, Marina ingin mengundurkan diri. 

Setelah berita ini ramai, Pemprov DKI Jakarta barulah mencairkan dana PSO sebesar Rp41 miliar dan dana reimburse Rp13 miliar. Dana itu dicairkan kemarin, Kamis, 16 Maret 2018.




(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id