Sejumlah pengendara tak memakai masker selama pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta. Medcom.id/Christian
Sejumlah pengendara tak memakai masker selama pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta. Medcom.id/Christian

Pelanggar PSBB Ngamuk Saat Diberi Sanksi Bisa Dipidana

Nasional dki jakarta Virus Korona PSBB
Cindy • 13 Mei 2020 14:14
Jakarta: Polda Metro Jaya turut mengawal penerapan sanksi terhadap pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta. Polisi juga akan menerapkan hukuman pidana bagi masyarakat yang melawan saat diberi sanksi.
 
"Misalnya sudah dikasih sanksi sama Satpol PP, dia ngamuk enggak terima. Nah, baru polisi punya kewenangan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi, Selasa, 12 Mei 2020.
 
Yusri mengatakan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Terhadap Pelanggaran Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan Covid-19 di Jakarta juga mengatur soal itu. Masyarakat yang melawan petugas dapat dibawa ke ranah hukum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pengendara melawan petugas itu bisa dikenakan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 (tentang Kekarantinaan Kesehatan), kalau sampai mukul bisa Pasal 214, 216 dan 218 KUHP (tentang penganiayaan dan kerumunan)," ujar Yusri.
 
Walau begitu, penerapan sanksi tetap dinakhodai Satpol PP. Kepolisian hanya mendampingi proses penegakan sanksi serta antisipasi adanya perlawanan hukum.
 
"Yang menulis denda misal Rp100-250 ribu Satpol PP. Polisi dan TNI mendampingi saja, karena itu kan pergub," ucap Yusri.
 
Pelanggar PSBB <i>Ngamuk</i> Saat Diberi Sanksi Bisa Dipidana
 
Baca: Sanksi PSBB Diterapkan Pekan Depan
 
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebut sanksi terhadap pelanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mendisiplinkan warga. Sehingga, penanggulangan pandemi virus korona (covid-19) berjalan maksimal.
 
"Pencegahan penularan ini tidak bisa dikerjakan hanya oleh sebagian orang, tapi harus oleh semuanya. Dan harapannya, dengan ada ketentuan ini, maka semua menjadi bisa lebih disiplin," ucap Anies, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Mei 2020.
 
Warga yang melanggar ketentuan dalam Pergub 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB di DKI Jakarta diberi sanksi beragam. Warga yang tidak memakai masker saat keluar rumah bisa dikenakan sanksi hingga Rp250 ribu hingga perusahaan pelanggar PSBB terancam sanksi hingga Rp50 juta.
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif