Ilustrasi Jakarta. Medcom.id/Nur Azizah
Ilustrasi Jakarta. Medcom.id/Nur Azizah

27 Perusahaan di Jakpus Langgar Protokol Kesehatan

Nasional dki jakarta Virus Korona PSBB
Christian • 28 Juli 2020 15:44
Jakarta: Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sudinaketrans) Jakarta Pusat (Jakpus) masih menemukan perusahaan yang membandel dalam menerapkan protokol kesehatan. Sekitar 10 persen dari 271 perusahaan yang diperiksa terbukti melanggar aturan.
 
"Sekitar 27 tempat usaha masih terjadi pelanggaran," Kepala Sudinaketrans Jakpus Fidiyah Rokhim saat dihubungi di Jakarta, Selasa, 28 Juli 2020.
 
Pemerintah administrasi Jakpus memberikan teguran untuk perusahaan yang melanggar aturan. Sebab, Jakpus berusaha menjaga agar tidak ada klaster perkantoran muncul di wilayahnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Di Jakarta Pusat tidak ada persebaran kasus covid-19 di perkantoran ataupun tempat usaha," kata dia.
 
Semua perusahaan yang beroperasi wajib menjalankan aturan pekerja maksimal 50 persen kapasitas perusahaan. Tempat usaha juga wajib menerapkan pemakaian masker dan penyediaan tempat cuci tangan.
 
Baca: Denda Pelanggaran PSBB Transisi Mencapai Rp1,1 Miliar
 
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberlakukan sanksi terhadap pelanggar protokol kesehatan covid-19 selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Total sanksi denda yang dikumpulkan mencapai Rp1,1 miliar per 25 Juli 2020.
 
Denda yang dikumpulkan dari perkantoran dan tempat usaha yang masuk kategori tempat/fasilitas umum mencapai Rp268 juta. Total 478 pelanggaran diberi sanksi teguran untuk 401 pelanggar dan sanksi denda untuk 71 pelanggar.
 

(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif