Penumpang bersiap menaiki rangkaian kereta Commuterline. Antara Foto/Risky Andrianto
Penumpang bersiap menaiki rangkaian kereta Commuterline. Antara Foto/Risky Andrianto

Pemeliharaan Sistem e-Ticketing, PT KCI Siapkan Tiket Kertas

Nasional kereta api
Achmad Zulfikar Fazli • 22 Juli 2018 23:26
Jakarta: PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan menyiapkan tiket kertas di setiap stasiun untuk pengguna kereta. Pasalnya, PT KCI masih melakukan pembaruan dan pemeliharaan sistem e-ticketing.
 
"Tiket kertas dijual seharga Rp3.000 ke semua stasiun tujuan," kata VP Komunikasi Perusahaan PT KCI Eva Chairunisadalam keterangannya, Minggu, 22 Juli 2018.
 
Pembaruan dan pemeliharaan sistem e-ticketing ini dilakukan sejak Sabtu, 21 Juli 2018. Sedangkan, sistem tiket elektronik KRL telah berjalan sejak Juli 2013 atau lima tahun yang lalu. Sehingga, hal ini tak dapat dihindari untuk menjaga keandalan sistem tersebut di masa yang akan datang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebagai mitigasi jika proses pembaharuan masih membutuhkan waktu, untuk kelancaran mobilitas pengguna kereta pada Senin, 23 Juli 2018, transaksi tiket kereta akan menggunakan tiket kertas yang diberlakukan di 79 stasiun. Transaksi itu akan dimulai dari perjalanan kereta pertama hingga terakhir.
 
"Untuk mempercepat proses transaksi pengguna jasa diimbau untuk menyiapkan uang tunai sesuai tarif tiket kertas," ucap dia.
 
Prosedur pembeliannya, pengguna dapat mengantre di loket maupun pada petugas di luar loket yang melayani pembelian tiket kertas ini. Satu tiket kertas hanya dapat digunakan oleh satu orang untuk satu kali perjalanan.
 
"Di stasiun awal, tiket kertas perlu diperlihatkan kepada petugas untuk ditandai bahwa tiket tersebut telah terpakai dan selanjutnya disimpan oleh pengguna jasa sebagai tanda bukti perjalanan," ujar dia.
 
Untuk kenyamanan bersama, PT KCI mengimbau pengguna jasa merencanakan kembali waktu perjalanannya. PT KCI memohon maaf atas ketidaknyamanan para pemilik Kartu Multi Trip (KMT) maupun kartu uang elektronik dari bank, karena tak bisa menggunakannya selama pemeliharaan berlangsung.
 
Saat ini, kata dia, seluruh petugas telah dikerahkan untuk mendukung pembaharuan sistem sekaligus membantu layanan kepada para pengguna KRL.
 

 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif