Kabut pekat polusi udara menutupi gedung-gedung tinggi perkantoran di Jakarta. Foto: MI/Susanto.
Kabut pekat polusi udara menutupi gedung-gedung tinggi perkantoran di Jakarta. Foto: MI/Susanto.

Pemerintah Sebut Udara Jakarta Masih Layak Anak

Nasional polusi udara
Ilham Pratama Putra • 02 Juli 2019 09:30
Jakarta: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyebut udara Jakarta masih baik untuk anak. Pada akhir Juni 2019,nilai indeks kualitas udara (AQI) Jakarta sempat mencapai angka 159.
 
"Dari sisi lingkungan masih ramah anak. Karena masih banyak untuk bisa mengantisipasi pencemaran. Masih banyak pohon dan taman di Jakarta," kata Sekretaris Deputi Perlindungan Anak Kemen PPPA, Dermawan, kepada Medcom.id, Selasa, 2 Juli 2019.
 
Dermawan mengatakan kendaraan yang membanjiri ibu kota belum memberikan pengaruh signifikan terhadap pencemaran udara. Bahkan, indeks kualitas udara yang muncul pada akhir Juni itu diyakini tak mengganggu kesehatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya pikir indeksnya belum sampai begitu karena saya lihat juga dibarengi dengan diperbanyaknya taman-taman dan tanaman," ungkapnya.
 
(Baca juga:Hari-hari Beracun di Jakarta)
 
Dia memastikan Kemen PPPA terus mengawasi kota agar menjadi kawasan ramah anak. Kemen PPPA memberikan kebijakan pada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.
 
"Ada peraturan untuk membuat kabupaten kota layak anak. Kemudian juga taman bermain ramah anak, sekolah bermain ramah anak," papar dia.
 
Dalam penilaian Kemen PPPA, DKI Jakarta sudah menjalankan hal tersebut. Pemprov DKI disebut patuh pada rekomendasi Kemen PPPA.
 
"Ini DKI sudah bagus sih. Beberapa wilayahnya sudah mendapat reward dari lingkungan ramah anaknya. Itu rekomendasi kita, kebijakan-kebijakan kita untuk Pemprov, sebagian sudah dilaksanakan," pungkas dia.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif