Ilustrasi tawuran. Medcom.id
Ilustrasi tawuran. Medcom.id

Masalah Ekonomi Jadi Pemicu Tawuran di Manggarai

Nasional tawuran
Ilham Pratama Putra • 30 Oktober 2019 17:15
Jakarta: Sebanyak tiga kali tawuran antarwarga terjadi di Manggarai, Jakarta, dalam kurun waktu sebulan. Sosiolog Universitas Nasional, Nia Elvina, menilai masalah ekonomi menjadi penyebab bentrokan antarwarga ini terus berulang.
 
"Karena kalau ekonomi masyarakat relatif baik atau sejahtera, kecenderungannya konflik sosial akan minim," kata Nia kepada Medcom.id, Jakarta, Rabu, 30 Oktober 2019.
 
Menurut dia, adanya desakan untuk memenuhi kebutuhan dasar membuat orang mudah terpicu melakukan konflik sosial. Dia meminta warga dapat menahan diri untuk menciptakan kestabilan ekonomi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau ekonomi stabil, masyarakat cenderung lebih berpikir konstruktif," ujarnya.
 
Dia meyakini masalah apa pun tidak akan memicu konflik bila masyarakat mampu berfikir konstruktif. "Misalnya ada isu memicu konflik ledek-ledekan via media sosial, masyarakat akan menilai sebagai dinamikanya berkomunikasi di media sosial, jadi tidak dinilai secara destruktif. Kecuali kalau menyinggung persoalan yang sensitif seperti agama, ras dan suku," terang Nia.
 
Nia berharap pemerintah mampu meminimalisir kerusuhan ini. Salah satunya meningkatkan perekonomian masyarakat kelas bawah supaya bergerak ke menengah dan atas.
 
Tawuran antarwarga kembali pecah di kawasan Manggarai. Tawuran terjadi pada Jumat, 26 Oktober 2019, Senin, 28 Oktober 2019, dan Selasa, 29 Oktober 2019. Akibat insiden tersebut, Kereta Rel Listrik (KRL) dan Kereta Api (KA) Bandara tak dapat beroperasi selama satu jam. Lalu lintas kendaraan pun terganggu.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif