Wagub DKI Ahmad Riza Patria memenuhi panggilan Polda Metro Jaya, Senin, 23 November 2020. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Wagub DKI Ahmad Riza Patria memenuhi panggilan Polda Metro Jaya, Senin, 23 November 2020. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Ariza Catat Ruang ICU DKI Terisi 84%

Nasional dki jakarta Virus Korona pemprov dki
Cindy • 11 Januari 2021 19:21
Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan keterpakaian ruang perawatan pasien covid-19 meningkat akibat libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Ruang ICU di Ibu Kota sudah terisi hingga 84 persen.
 
"Sebagaimana kita ketahui akibat libur panjang akhir tahun memang ada peningkatan cukup signifikan ruang tempat tidur ICU," kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 11 Januari 2021.
 
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kata dia, terus meningkatkan berbagai fasilitas kesehatan guna mengantisipasi lonjakan kasus positif covid-19. Rumah sakit rujukan, laboratorium tes covid-19, kapasitas ruang perawatan, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya terus ditambah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Masih Tinggi, Kasus Covid-19 di DKI Bertambah 2.461
 
Ariza mengatakan meski pihaknya terus meningkatkan berbagai fasilitas kesehatan, hal ini tidak cukup. Pasalnya, penyebaran virus yang menyerang saluran pernapasan itu lebih cepat menyebar dibanding dengan fasilitas kesehatan yang telah disiapkan.
 
"Pada akhirnya kecepatan covid-19 akan melampaui fasilitas yang kita siapkan sebaik mungkin dan secepat mungkin, apabila masyarakat tidak patuh, tidak taat, tidak disiplin. Jadi kunci kita adalah patuh, ketaatan, dan kedisiplinan masyarakat," ujar politikus Partai Gerindra itu.
 
Ariza meminta dukungan masyarakat, khususnya pelaku usaha dan perkantoran, untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan. Ketidakpatuhan akan membuat perekonomian DKI Jakarta memburuk. Kesehatan dan kepentingan ekonomi harus berjalan seiringan. 
 
"Kalau kita mendahulukan masalah ekonomi kemudian meninggalkan protokol kesehatan, maka tidak akan selesai masalah ekonominya dan juga tidak akan selesai masalah kesehatan," jelas Ariza.  
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif