Petugas merapikan salah satu kamar indekos yang dijadikan ruang isolasi covid-19 di Kuningan Barat, Jakarta Selatan, Jumat, 28 Agustus 2020. Foto: Antara/Nova Wahyudi
Petugas merapikan salah satu kamar indekos yang dijadikan ruang isolasi covid-19 di Kuningan Barat, Jakarta Selatan, Jumat, 28 Agustus 2020. Foto: Antara/Nova Wahyudi

Pemprov Masih Godok Wacana Pemasangan Stiker di Rumah Pasien Covid-19

Nasional dki jakarta Virus Korona
Christian • 06 Oktober 2020 19:18
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih mematangkan wacana pemasangan tanda di rumah tempat isolasi pasien penderita virus korona (covid-19). Hal ini diklaim agar warga sekitar memperhatikan pasien.
 
"Rumah yang jadi tempat isolasi mandiri akan diberikan stiker," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa, 6 Oktober 2020.
 
Menurut dia, pemasangan stiker di rumah dengan kasus covid-19 tidak memiliki kendala. Hal ini diperlukan agar lingkungan pasien tinggal dapat mendukung proses isolasi mandiri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, dia menyebut isolasi mandiri di rumah diperbolehkan dengan beberapa syarat. Salah satunya rumah pasien tidak berada di permukiman padat penduduk.
 
Stiker atau tanda akan dipasang di rumah pasien covid-19 tanpa gejala. Pemasangan stiker itu sebagai peringatan untuk warga agar waspada terhadap penyebaran covid-19.
 
"Supaya kita semua ke depan lebih waspada, lebih hati-hati lagi, lebih cermat, lebih teliti untuk melaksanakan protokol covid-19," ujar Riza, Jumat, 2 Oktober 2020.
 
Pemasangan stiker juga agar pemimpin wilayah seperti lurah atau camat memperhatikan warga yang terjangkit covid-19. Dengan begitu, kebutuhan pasien seperti obat dan makanan dapat terpenuhi.
 
Baca: DKI Tambah RS Rujukan Covid-19 Antisipasi Lonjakan Pasien
 
Pemasangan stiker ini tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Nomor 980 Tahun 2020 tentang Prosedur Pengelolaan Isolasi Terkendali dalam Rangka Penanganan Covid-19. Kepgub itu diteken Gubernur DKI Anies Baswedan pada Selasa, 22 September 2020.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif