Kepulauan Seribu. Foto: Dok Kementerian PUPR
Kepulauan Seribu. Foto: Dok Kementerian PUPR

Kunjungan Wisata ke Kepulauan Seribu Diputuskan Dibuka Kembali

Nasional DKI Jakarta Wisatawan wisata jakarta kepulauan seribu covid-19 PeduliLindungi Kepulauan Seribu segera dibuka Wisata Kepulauan Seribu
Antara • 22 Oktober 2021 07:36
Jakarta: Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Seribu memutuskan membuka kembali kunjungan bagi wisatawan. Warga yang hendak berwisata ke Kepulauan Seribu diharap mematuhi protokol kesehatan (prokes).
 
Bupati Kepulauan Seribu Junaedi mengatakan anak di bawah usia 12 tahun boleh berwisata dengan pengawasan orang tua yang sudah divaksinasi minimal dosis pertama. Pengunjung diwajibkan memindai barcode dengan status berwarna hijau pada aplikasi PeduliLindungi.
 
"Hasil pindai barcode PeduliLindungi berwarna hitam akan dikoordinasikan dengan petugas kesehatan dan dilarang berangkat," ujar Junaedi di Jakarta, Kamis, 21 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, jika hasil pindai PeduliLindungi berwarna merah di dermaga, calon pengunjung dilarang berangkat, kecuali bagi penderita komorbid. Mereka dapat berangkat dengan menunjukkan surat dari rumah sakit dan tanda tangan dokter spesialis.
 
Baca: Siap-siap, Kepulauan Seribu Bakal Buka Spot Wisata Baru
 
Pengunjung dengan hasil pindai PeduliLindungi berwarna oranye akan mendapat perawatan dari petugas. Sementara itu, bila hasil pindai berwarna hijau, pengunjung dapat beraktivitas sesuai ketentuan.
 
Alur dermaga keberangkatan dan kedatangan akan dibagi menjadi dua jalur. Jalur pertama untuk orang yang bukan berdomisili di Kepulauan Seribu dan wisatawan. Jalur kedua khusus warga dan petugas.
 
Junaedi menyebut wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Seribu dibatasi hanya 25 persen dari kapasitas. Hal itu sesuai Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1245 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2.
 
Pelaku usaha pariwisata diwajibkan memantau protokol kesehatan pengunjung. Mereka harus mendukung kewajiban memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas, serta menyiapkan sarana dan prasarana, seperti tempat cuci tangan, hand sanitizer, thermogun dan buku tamu.
 
"Diharapkan para pelaku industri pariwisata dapat bekerja sama agar mencegah penyebaran wabah covid-19," kata Junaedi.
 
Keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Nomor 1245 Tahun 2021 berlaku selama 14 hari, terhitung sejak 19 Oktober sampai 1 November 2021. Selama PPKM level 2, setiap orang yang beraktivitas pada masing-masing tempat harus sudah divaksinasi covid-19, minimal dosis pertama.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif