Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) menunjukkan tabel tarif MRT. Foto: Medcom.id/Nur Azizah.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) menunjukkan tabel tarif MRT. Foto: Medcom.id/Nur Azizah.

Tarif MRT Resmi Dipatok Rp10 Ribu per 10 km

Nasional mrt
Nur Azizah • 26 Maret 2019 17:09
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan negosiasi ulang tarif Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta dengan dengan Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi. Anies dan DPRD DKI akhirnya sepakat tarif MRT Jakarta Rp10 ribu per 10 kilometer.
 
Renegosiasi antara Anies dan Prasetio dilakukan sebelum rapat paripurna digelar. Renegosiasi dilakukan tertutup di ruangan Prasetio, lantai 10 Gedung DPRD DKI Jakarta. Dalam negosiasi, Anies didampingi Sekretaris Daerah (Setda) Saefullah dan Asisten Perekonomian Setda Sri Haryati.
 
Renegosiasi berlangsung selama satu setengah jam dengan putusan tarif MRT Rp10 ribu per 10 km. Tarif ini sesuai dengan usulan awal Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Alhamdulillah tadi kita mendiskusikan bersama di ruang Pak Ketua DPRD. Ada dua versi, kalau dihitung per 10 kilometer maka tarifnya adalah Rp10 ribu. Kalau diterjemahkan dalam bentuk rata-rata maka Rp8.500," kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa, 26 Maret 2019.
 
Anies menjelaskan, perhitungan tarif MRT berdasarkan pada jarak antarstasiun. Semakin pendek jarak antarstasiun, semakin rendah tarifnya, begitu juga sebaliknya.
 
Baca: JK: Tarif MRT Rp8.500-Rp10.000 Jalan Tengah
 
Jarak dari Stasiun Lebak Bulus ke Stasiun Fatmawati di Jakarta Selatan, contohnya, hanya perlu Rp4 ribu. Sementara itu, tarif maksimal MRT dari Stasiun Lebak Bulus hingga Stasiun Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, atau sebaliknya, sebesar Rp14 ribu.
 
"Jadi, tiap-tiap tempat itu berbeda. Kalau saya ditanya berapa tarif MRT, saya tanya balik, kamu mau dari mana ke mana? Karena itu ini penjelasannya dari bentuk tabel," terang dia.
 
Dengan angka ini, jumlah subsidi yang dibutuhkan per penumpang MRT adalah Rp21.659 atau sekitar Rp572 miliar per tahun. Sementara itu, tarif untuk Lintas Rel Terpadu (LRT) Jabodebek tidak ada perubahan dari penetapan kemarin, yakni Rp5 ribu, dengan subsidi per penumpang Rp35.655 per penumpang atau Rp327 miliar pada 2019.

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif