Ilustrasi pemasangan tiang proyek LRT. (ANTARA FOTO/Feny Selly).
Ilustrasi pemasangan tiang proyek LRT. (ANTARA FOTO/Feny Selly).

Lalu Lintas Jakarta-Cikampek Terganggu Lahan Amblas

Nasional tanah amblas
Antara, Octavianus Dwi Sutrisno • 09 Desember 2016 22:33
medcom.id, Bekasi: Arus lalu lintas Tol Jakarta-Cikampek pada musim libur panjang Maulid Nabi Muhammad 2016 diwarnai kepadatan panjang akibat amblasnya pondasi tebing bahu jalan di KM 17.400 Bekasi Timur, Kota Bekasi.
 
"Peristiwa itu terjadi pada Kamis (8/12) pukul 18.00 WIB akibat hujan lebat dan proyek pengerjaan tiang MRT," kata Petugas Sentral Komunikasi Jasa Marga Supangat di Bekasi, Jumat (9/12/2016).
 
Hingga Jumat siang, kepadatan panjang terpantau melalui layar kamera pengintai (CCTV) Sentral Komunikasi Jasa Marga sepanjang 9 kilometer dari KM5 sampai KM14 arah Cikampek.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Arus lalu lintas tol tetap bergerak namun berjalan lambat dengan kecepatan rata-rata 20-30 kilometer per jam.
Situasi tersebut terjadi akibat bagian bahu jalan tol sebagian tertutup longsoran tanah dari atas tebing yang amblas.
 
"Lahannya amblas sepanjang 10 meter dengan kedalaman 2,5 meter dan menutupi sebagian bahu jalan. Akibatnya terjadi penyempitan arus," katanya.
 
Sementara itu, meski masih termasuk dalam wilayah hukum Polda Metro Jaya, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus memastikan lahan amblas tak berimbas pada kepadatan arus lalu lintas masuk tol Padaleunyi menuju Bandung.
 
"Kalau padat, iya. tapi tidak ada kemacetan. Saya dapat informasi di tol KM 41 terpantau kondusif," kata Yusri.
 
Sejumlah pihak terkait dari petugas operator Tol Jakarta-Cikampek dan petugas Patroli Jalan Raya (PJR) melakukan evakuasi tanah dan mengurai kepadatan kendaraan.
Pihaknya juga menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contra flow atau lawan arah mulai dari KM14 hingga KM21 Kota Bekasi.
 
Kontra flow diberlakukan satu lajur dari arah Jakarta memasuki lajur cepat arah Cikampek sehingga kapasitas tampung volume kendaraan di badan jalan menjadi bertambah.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif