Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Kasus Aktif Covid-19 Melonjak, DKI Targetkan Periksa 10 Ribu Spesimen per Hari

Nasional dki jakarta Virus Korona pemprov dki
Theofilus Ifan Sucipto • 24 November 2020 21:38
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menargetkan kapasitas tes usap polymerase chain reaction (PCR) 10 ribu per hari. Upaya itu agar DKI tidak lagi menjadi penyumbang kasus aktif covid-19 terbanyak.
 
“Setiap hari kita mencapai tujuh ribu dan delapan ribu (tes) per hari. Kita akan menargetkan sehari paling tidak 10 ribu,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat dihubungi, Jakarta, Selasa, 24 November 2020.
 
Ariza mengeklaim DKI menyumbang 46 persen total tes secara nasional. Hal itu sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo memperbanyak tes covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Politikus Partai Gerindra itu menyebut lonjakan covid-19 di Ibu Kota terjadi karena libur panjang. Terdapat sejumlah kerumunan dalam satu pekan terakhir.
 
“Biasanya dampak dari kerumunan dan kegiatan lain baru kelihatan satu sampai dua minggu ke depan. Mudah-mudahan tidak ada klaster baru,” ujar dia.
 
Baca: DKI Sumbang Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi Selama Tiga Pekan
 
Meski kasus aktif tinggi, kata Ariza, tingkat kesembuhan meningkat dan kematian menurun. Persentase kesembuhan di Ibu Kota mencapai 92 persen dan angka kematian dua persen.
 
“Secara umum masih terkendali karena jumlah laboratorium masih baik sebanyak 58 dan rumah sakit rujukan masih baik sebanyak 98,” terang Ariza.
 
Ariza mengeklaim ketersediaan tempat tidur ICU (intensive care unit), ruang isolasi, tenaga kesehatan, hingga obat-obatan masih mencukupi. Dia berharap kasus sembuh terus meningkat dan kasus aktif menurun.
 
Ariza meminta kerja sama warga DKI untuk mendukung upaya tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan. Yakni disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.
 
“Mohon kerja sama yang baik dari semua warga Jakarta untuk memastikan melaksanakan protokol dengan ketat. Jangan anggap enteng virus inu,” tegas dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif