Ilustrasi prostitusi. Foto: Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi prostitusi. Foto: Medcom.id/M Rizal

Muncikari Penjaja Threesome di Sunter Ditangkap

Nasional prostitusi
Siti Yona Hukmana • 29 Februari 2020 11:01
Jakarta: Polisi menangkap seorang muncikari, G alias GW, 19 di Hotel D'Arcici, Sunter, Jakarta Utara. G diringkus karena diduga menjalankan praktik perdagangan orang dengan menjajakan layanan threesome, dua perempuan untuk teman sekali kencan.
 
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, muncikari itu ditangkap berbekal informasi dari masyarakat pada Jumat, 28 Februari 2020. Informasi tersebut mengungkap sekitar pukul 01.30 WIB ada transaksi perdagangan orang di wilayah Sunter Agung, Jakarta Utara.
 
Polisi menyelidik sekitar wilayah dengan menyamar. Tim melakukan transaksi dengan terduga muncikari dengan kesepakatan Rp3 juta untuk menemani tamu layanan threesome satu kali main (short time). Kemudian disepakati panjar Rp500 ribu dan sisanya dibayar setelah selesai kencan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Setelah terjadinya transaksi pembayaran itu, selanjutnya tim menangkap muncikari di depan lobi Hotel D'arcici Sunter," ujar Yusri.
 
Muncikari Penjaja <i>Threesome</i> di Sunter Ditangkap
Muncikari mendapat untung Rp500 ribu dari tiap transaksi. Ilustrasi: Medcom.id/M Rizal
 
Penyidik menginterogasi muncikari tersebut. Muncikari mengaku mendapat untung Rp500 ribu sekali menjajakan layanan threesome. Diketahui juga praktik prostitusi terjadi di dalam kamar 1202 Hotel D'arcici Sunter, Jakarta Utara.
 
Polisi menggeledah kamar dan menemukan sejumlah barang bukti. Di antarnaya, dua set pakaian dalam perempuan, satu kunci hotel, uang tunai Rp500 ribu, dan kuitansi pemesanan kamar hotel seharga Rp350 ribu.
 
"Tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk penyelidikan lebih lanjut," pungkas Yusri.
 
Tersangka G dijerat Pasal 2 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Dia juga dijerat Pasal 506 KUHP karena menarik keuntungan dari pencabulan seorang wanita dan menjadikannya sebagai pencarian.
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif