Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Anies Instruksikan Warga Budidaya Ikan Cupang

Nasional demam berdarah pemprov dki
Nur Azizah • 14 Februari 2019 13:05
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warga membudidayakan ikan cupang. Tujuannya, untuk memberantas jentik nyamuk Aedes Aegypti yang menjadi penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).
 
Instruksi itu dikeluarkan lewat Instruksi Gubernur Nomor 7 Tahun 2019 tentang Penanganan Peningkatan Kasus Demam Berdarah Dengue. Dalam instruksi itu, dia menyuruh perangkat daerah, wali kota, bupati Kepulauan Seribu, camat, lurah dan kepala puskesmas agar melibatkan masyarakat seperti RT, RW, serta Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
 
"Meminta masyarakat untuk meningkatkan inovasi dalam upaya pengendalian dan penanganan DBD. Seperti menanam pohon pengusir nyamuk pada setiap rumah, penaburan ikan pemakan jentik, dan pemasangan perangkap jentik nyamuk," bunyi instruksi tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain ikan cupang, Anies meminta budidaya ikan pemakan jentik nyamuk lainnya, yakni ikan mas, cetul, dan cere. Dia juga meminta warga menanam tanaman pengusir nyamuk seperti, lavender, tapak dara atau geranium, rosemary, marigold atau bunga kenikir, dan citrosa mosquito.
 
(Baca juga:Jurus DKI Tumpas Aedes Aegypti)
 
Adapula sereh wangi, kecombrang, jeruk nipis, daun mint, dan zodia. Terakhir pohon selasih, tlasih, basil, atau basilikum (ocimum).
 
Dalam Ingub itu disebut, biaya pelaksanaan dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melalui Pelaksanaan Anggaran (DPA) masing-masing Perangkat Daerah/Unit Kerja pada Perangkat Daerah atau biaya sumber lain yang tidak
mengikat.
 
"Selanjutnya, laporkan pelaksanaan lnstruksi Gubernur ini kepada Gubernur secara berjenjang," isi Ingub itu.
 
Instruksi gubernur ini ditetapkan pada 6 Februari 2019 dan mulai berlaku saat itu juga. Hingga 3 Februari 2019, pemerintah DKI mencatat sudah ada 876 kasus DBD. Kasus terbanyak ditemukan di Jakarta Selatan.
 
(Baca juga:Penanggulangan DBD di Jakarta Mendesak)

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif