Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta. (Foto: MI/Rommy Pujianto)
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta. (Foto: MI/Rommy Pujianto)

DPRD DKI Bantah Munculkan Nama Cawagub Baru

Nasional Pengganti Sandiaga Uno
Theofilus Ifan Sucipto • 20 Maret 2019 15:23
Jakarta: Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik membantah kemungkinan Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mencalonkan dua nama calon wakil gubernur (cawagub) DKI baru. Proses pemilihan pengganti Sandiaga Uno saat ini belum selesai.
 
"Enggak, kan sudah diusulkan (dua nama). Belum dilakukan (paripurna), masa sudah begitu," kata Taufik di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu, 20 Maret 2019.
 
Politikus Partai Gerindra itu menegaskan rapat paripurna harus dilakukan terlebih dulu. Itu pun, kata Taufik, dengan syarat dua per tiga anggota kuorum. Jika tidak memenuhi jumlah itu, proses pemilihan tidak bisa dilakukan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski begitu, lanjutnya, ada skenario yang memungkinkan partai pengusung menyodorkan nama baru, tergantung tata tertib (tatib). Taufik mengatakan panitia khusus (pansus) akan menyusun tatib termasuk prosedur pengajuan nama baru.
 
"Misalnya dua kali tidak kuorum, ganti nama cawagub," imbuh Taufik.
 
Baca juga:DPRD DKI Bentuk Pansus Pemilihan Wagub DKI
 
Andai tak kunjung kuorum, PKS berwenang menyampaikan kemungkinan memunculkan nama baru. Sebab, Gerindra telah menyerahkan kursi cawagub pada PKS.
 
"Nanti partai pengusung yang berunding," pungkas Taufik.
 
Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta menyepakati pembentukan panitia khusus (Pansus) pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta.
 
"Kemarin baru menyepakati dibentuknya pansus pemilihan wakil gubernur DKI," kata Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono saat dihubungi, Selasa 19 Maret 2019.
 
Gembong menyebut hasil rapat itu langsung direkomendasikan pada pimpinan dewan. Namun, kata dia, anggota pansus belum ditentukan karena pimpinan dewan harus bersurat ke seluruh fraksi di DPRD.
 
"Selanjutnya masih menunggu pimpinan bersurat ke fraksi-fraksi dan meminta mengirimkan nama yang tergabung dalam pansus," ujarnya.
 
Saat ini dua nama cawagub DKI masih bersandar pada Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap proses pemilihan calon wakil gubernur (cawagub) DKI berlangsung lancar. Ia tidak ingin penunjukan pengganti Sandiaga Uno itu molor lebih lama.
 
Baca juga:Gerindra: Sandiaga Tak Mungkin Kembali Jadi Wagub
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif