Ilustrasi beras. Medcom.id/Desi Angriani
Ilustrasi beras. Medcom.id/Desi Angriani

Pemprov DKI Mulai Salurkan Bansos Beras

Nasional Beras Virus Korona pandemi covid-19 Penularan covid-19 PSBM ppkm PPKM Darurat
Hilda Julaika • 29 Juli 2021 11:09
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai mendistribusikan Bantuan Sosial Non Tunai (BSNT) dalam bentuk beras. Bantuan tersebut akan diberikan kepada 1.007.379 keluarga penerima manfaat (KPM).
 
Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Premi Lasari, menyampaikan pembagian beras akan dilakukan pada 29 Juli-17 Agustus 2021. Namun, ada 99.763 KPM yang belum bisa menerima bantuan lantaran masih dilakukan pemadanan data.
 
Beras yang akan diterima sebesar 10 kilogram (kg) untuk masing-masing KPM. Penyaluran beras dilakukan penyedia BUMD DKI Jakarta sampai tingkat rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW), kemudian disalurkan sampai kepada KPM.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami sudah mempunyai data by name by address (BNBA) KPM BSNT, yang kemarin disampaikan kepada penyedia BUMD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, untuk disalurkan pada titik lokasi RW. Kemudian RW akan kembali melakukan pengecekan jumlah dan kondisi paket, lalu menandatangani Berita Acara Pemeriksaan dan Serah Terima (BAPST), dan disalurkan kepada KPM sesuai BNBA," kata Premi, Jakarta, Kamis, 29 Juli 2021.
 
Sebelum hari penyaluran, perangkat RT dan RW telah diinfokan daftar nama penerima bantuan beras. Perangkat RT dan RW diharapkan dapat menghubungi KPM yang pindah alamat untuk datang mengambil beras sesuai jadwal dan menandatangani tanda terima penerimaan beras. Apabila KPM sulit dihubungi, perangkat RT dan RW dapat mengembalikan beras kepada penyedia BUMD DKI Jakarta.
 
Baca: Geram, Mensos Risma Temukan BST di Kota Tangerang Dipotek
 
BSNT disalurkan kepada masyarakat yang berada di 5 wilayah Kota Administrasi dan Kepulauan Seribu dengan 907.616 KPM. Rinciannya, sebanyak 50.526 KPM di Jakarta Pusat, 181.367 KPM di Jakarta Utara, 73.948 KPM di Jakarta Barat, 142.029 KPM di Jakarta Selatan, 457.250 KPM di Jakarta Timur, dan 2.496 KPM di Kepulauan Seribu.
 
Pelaksanaan distribusi bantuan beras ini akan terus dimonitor wali kota dan bupati setempat, Satpol PP, Camat, hingga lurah. Pengawasan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dan prinsip 5M.
 
“Jika terdapat penyalahgunaan bantuan saat pencairan maupun penyaluran bantuan sosial, masyarakat dapat mengadukan ke Dinas Sosial melalui call center dinas sosial di nomor 022- 22684824, aplikasi JAKI, kanal CRM Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (media sosial @DKIJakarta) dan website corona.jakarta.go.id,” ujar dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif