Djarot saat meluncurkan program bedah rumah di Cilincing. Foto: MTVN/Intan Fauzi
Djarot saat meluncurkan program bedah rumah di Cilincing. Foto: MTVN/Intan Fauzi

Pendanaan Bedah Rumah bakal Dievaluasi

Nasional bedah rumah
Intan fauzi • 07 Juli 2017 11:11
medcom.id, Jakarta: Pendanaan program bantuan bedah rumah di Jakarta bakal dievaluasi. Pasalnya, ada keluhan dari warga yang harus mengeluarkan kocek pribadi untuk pemasangan kabel listrik.
 
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menjelaskan, biaya bedah rumah tak bisa semuanya ditanggung Pemerintah DKI Jakarta. Sebab, dana untuk bedah rumah didapat dari swasta lewat corporate social responsibility (CSR).
 
"Kemudian ini kan sebagian besar dana CSR kemarin ya, makanya ini kita ajukan lewat APBD," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat 7 Juli 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Djarot ingin warga memahami kalau bantuan bedah rumah fokus pada renovasi atap dan lantai. Misalnya di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, yang dijadikan peluncuran program bedah rumah, daerah itu kerap terkena banjir.
 
"Dan tanahnya miring sehingga orang mau masuk rumah itu enggak bisa tegak karena terlalu rendah. Itu kita tinggiin," ujar Djarot.
 
(Baca juga: Djarot Minta Wali Kota Keluarkan SK Bedah Rumah Warga)
 
Sementara untuk kebutuhan yang terbilang kecil seperti listrik, Djarot berharap ada kemauan dari warga untuk merogoh kantongnya sendiri. "Ada prinsip gotong royong di sini," ucapnya.
 
Oleh karenanya, lanjut Djarot, ia akan evaluasi lagi sistem pendanaan program bedah rumah. Berbeda jika bedah rumah ditanggung oleh dana dari Badan Amil Zakat, Infaq, dan Sodaqah (Bazis) yang dicukupi seluruhnya.
 
"Kalau Bazis itu bisa menyeluruh. Kalau kemarin kan masih CSR jadi enggak bisa menyeluruh," ungkap Djarot.
 
Djarot bakal mengajukan supaya pemasangan listirk ke depannya digratiskan. Namun itu diberikan hanya untuk warga yang tidak mampu.
 
"Kalau semua dibangun sampai listrik, yang punya rumah tanggung jawabnya apa? Kan harus tanggung jawab dong. Kecuali yang bersangkutan enggak mampu, enggak punya kerjaan atau jompo atau perlu bantuan," terang mantan Wali Kota Blitar itu.
 
(Baca juga:Kondisi Rumah Warga Sebelum & Sesudah Dibedah)

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif