Wakil Presiden Jusuf Kalla dan wakil presiden terpilih Ma'ruf Amin. ANT/Akbar Nugroho Gumay.
Wakil Presiden Jusuf Kalla dan wakil presiden terpilih Ma'ruf Amin. ANT/Akbar Nugroho Gumay.

Ma'ruf Janji Selesaikan Polusi Udara di Jakarta

Nasional polusi udara
Achmad Zulfikar Fazli • 04 Juli 2019 16:38
Jakarta: Wakil Presiden terpilih Ma'uf Amin berjanji akan menyelesaikan masalah polusi udara di Jakarta. Kualitas udara ibu kota saat ini tercatat sebagai yang terburuk di dunia.
 
"Kita selesaikanlah," kata Ma'ruf usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis, 4 Juli 2019.
 
Baca: Hujan Buatan Tak Mujarab Mengurangi Polusi di Jakarta

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tapi, Ma'ruf tak menjelaskan langkah yang bakal diambil. Ia hanya berjanji akan terlibat dalam penyelesaian masalah polusi ibu kota itu.
 
Sebelumnya, teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk mengatasi pencemaran udara diterapkan di DKI Jakarta pada pertengahan Juli. Proses ini sudah disetujui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
 
"TMC dilaksanakan paling cepat setelah tanggal 10 Juli dan paling lambat sebelum periode anak sekolah masuk pascalibur,” kata Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza di Jakarta.
 
Hammam mengatakan TMC di ibu kota akan didukung TNI Angkatan Udara dari Skuadron 4 Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur. TMC akan menggunakan armada pesawat Casa.
 
“Pihak TNI sudah sampaikan siap mendukung penuh. Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk kelancaran pelaksanaan,” ujar Hammam.
 
Melansir situs Airvisual.com, Senin, 1 Juli 2019, Jakarta menempati posisi pertama dengan indeks kualitas udara (AQI) sebesar 178. AQI memiliki rentang dari 0 hingga 500. Semakin rendah AQI berarti udara sangat baik. Sebaliknya, semakin tinggi AQI berarti udara makin buruk.
 
Posisi Jakarta disusul Chengdu, Tiongkok, di posisi kedua dengan AQI sebesar 161. Sementara itu, Dubai, Uni Emirat Arab, ada di peringkat ketiga dengan AQI sebesar 154. AQI ketiga kota ini dikategorikan tidak sehat.
 
Baca: Udara Jakarta Tak Baik Untuk Bayi dan Manula
 
Dengan kategori ini, kualitas udara ini dianggap buruk dan dapat menyebabkan pembengkakan jantung dan paru-paru. Kelompok yang sensitif dengan udara pun berisiko tinggi mengalami efek kesehatan yang buruk dari polusi udara.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif