Ilustrasi petugas medis penanganan penyakit infeksi korona (covid-19). Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi petugas medis penanganan penyakit infeksi korona (covid-19). Medcom.id/M Rizal

Jakarta Rekrutmen Terbuka Relawan Lawan Korona

Nasional Virus Korona virus corona
Putri Anisa Yuliani • 28 Maret 2020 07:55
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merekrut relawan tenaga medis untuk membantu penanganan wabah virus korona (covid-19). Sebab, Jumlah kasus positif virus korona, pasien dalam pengawasan (PDP), atau orang dalam pemantauan (ODP) di Ibu Kota terus bertambah.
 
"Jakarta memanggilmu relawan tenaga kesehatan. Untuk ikut berpartisipasi menanggulangi covid-19 sebagai relawan tenaga kesehatan," dikutip laman resmi Pemprov DKI, Sabtu, 28 Maret 2020.
 
Sebanyak 566 dari 1.046 kasus positif virus korona ada di Jakarta. Pasien tak hanya ditangani rumah sakit rujukan, namun seluruh fasilitas kesehatan hingga tingkat puskesmas. Tenaga medis dengan keahlian berbeda dibutuhkan banyak agar pasien dapat ditangani maksimal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Indonesia Butuh Banyak Relawan Korona
 
Tenaga medis yang dibutuhkan, yakni dokter spesialis paru, dokter umum, perawat, dokter spesialis penyakit dalam, serta pranata lab genetika, dan ahli biologi molekuler dengan syarat menguasai metode PCR.
 
Tak hanya tenaga medis, Pemprov DKI juga menerima bantuan relawan yang bersedia menyumbang tenaga dan keahliannya. Mereka akan ditempatkan di rumah sakit, puskesmas, atau Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).
 
Relawan ini akan mendapatkan akomodasi dan transportasi dari penginapan ke rumah sakit. Namun, relawan harus memiliki Surat Tanda Registrasi (STR).
 
Masyarakat yang tertarik dan ingin menjadi relawan dapat mendaftarkan diri ke bit.ly/relawannakesjakarta atau membuka laman https://jdcn.jakarta.go.id/kolaborasi-tanggap-corona.
 
Rekrutmen relawan penanganan virus corona juga dilakukan pemerintah pusat melalui Gugus Tugas COVID-19 yang dinaungi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dibutuhkan setidaknya 1.500 dokter dan 2.500 perawat, sopir ambulans, serta tenaga medis lainnya.
 

 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif