Sandi Curiga Acara Bagi-bagi Sembako di Monas Bermuatan Politik

Nur Azizah 30 April 2018 09:49 WIB
sembako
Sandi Curiga Acara Bagi-bagi Sembako di Monas Bermuatan Politik
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menaruh curiga pada kegiatan bagi-bagi sembako di Monas pada Sabtu 28 April 2018 kemarin. Acara yang diinisiasi
Forum Untukmu Indonesia (FUI) diduga mengandung unsur politik.

"Saya dikasih tahu yang acara di Monas ada kemungkinan itu belakangnya politik. Jadi ini mau di cek juga," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin 30 April 2018.

Sandi mengaku bakal mengevaluasi kegiatan tersebut di rapat pimpinan hari ini. Ia tak mau, fasilitas umum digunakan untuk politik. "(Hukumannya) Harus tegas," imbuh dia.


Pemprov DKI Jakarta sebetulnya telah melarang FUI membagi-bagikan sembako pada masyarakat. Namun, FUI berkukuh dan acara sempat menimbulkan kericuhan.

"Sudah (dilarang) tetep kekeuh dan pakai Monas. Saya dilaporin bahwa mereka sangat persuasif, ini yang menjadi evaluasi kita," ungkapnya.

Baca: 'Untukmu Indonesia' Gelar Acara Pembagian Sembako di Monas

Sandi menegaskan, Monas hanya boleh dipakai untuk acara keagamaan, kesenian dan kebudayaan. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini pun menilai kegiatan tersebut menimbulkan dampak buruk.

"Pak Munjirin (Kepala UPT Monas) kemarin laporan, kasihan dia membersihkan Monas. Katanya ada korban," pungkas dia.

Sebanyak 400 ribu kupon sembako habis dibagikan di kegiatan sosial FUI. Pihak penyelenggara mengklaim acara tersebut lanjutan kegiatan dari paskah dan jauh dari muatan politik.




(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id