DPRD Kritik Serapan Anggaran Rendah Pemprov DKI
Gedung DPRD DKI Jakarta. Foto: MI/Panca Syurkani.
Jakarta: DPRD DKI Jakarta menilai serapan anggaran Pemprov DKI Jakarta masih sangat rendah. Pandangan ini disampaikan dari Rapat Paripurna Istimewa Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur DKI Jakarta Tahun 2017. 

Anggota DPRD DKI Jakarta Syarifuddin menyampaikan realisasi anggaran banyak yang tidak terserap karena ketidakjelasan dasar hukum honorarium. Itu terjadi di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik di Jakarta Selatan.

Selain itu, banyak satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang tidak memiliki perencanaan dan penganggaran yang baik. Contohnya, pelaksanaan rehab total Kantor Lurah Jatinegara dengan total anggaran Rp7,1 miliar.


"Dan yang terealisasi hanya Rp2,9 miliar, dikarenakan pihak ketiga tidak mampu menyelesaikan pekerjaan," kata Syarifuddin di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu, 16 Mei 2018.

Dia juga menilai banyak kegiatan efisiensi yang tidak dilakukan di Kepulauan Seribu. DPRD DKI Jakarta merekomendasikan Pemprov DKI Jakarta menyusun grand design yang mengacu Panca Upaya Pemda DKI. 

Selain itu, DPRD juga menyoroti pendapatan asli daerah (PAD). Syarifuddin menuturkan kontribusi PAD Pemprov DKI sangat kecil, yakni Rp566 miliar.

"Kami menanggapi bahwa BUMD harus bekerja secara memuaskan dalam menjalankan program pemerintah," ungkap dia.

Syarifuddin juga mengungkit ihwal pajak daerah. Menurut dia, masih banyak pajak yang tidak tercapai, misalnya, pajak hiburan.

"Pajak hiburan tidak tercapai karena masih banyak wajib pajak yang tidak patuh dalam melaporkan usaha hiburan dan penyetoran pajak," tutur politik Partai Keadilan Sejahtera itu.

Alasan lainnya adalah banyak tempat hiburan yang tutup. Banyak pula lokasi hiburan insidental yang menjadi tempat konser musik dan pameran. 

"Dan, banyak pemilik tempat hiburan yang masih menggunakan izin sebagai hotel dan restoran," kata dia.



(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id