RSD Wisma Atlet Jakarta. Foto: MI/Vicky Gustiawan
RSD Wisma Atlet Jakarta. Foto: MI/Vicky Gustiawan

27 September, Tersisa 309 Pasien Covid-19 di Wisma Atlet

Nasional DKI Jakarta Virus Korona wisma atlet jakarta covid-19 Pasien Covid-19 pandemi covid-19 Satgas Covid-19
Kautsar Widya Prabowo • 27 September 2021 13:01
Jakarta: Pasien covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, terus berkurang. Sebanyak 309 pasien dirawat per Senin, 27 September 2021.
 
"Semula 341 pasien. Bekurang 32 orang," kata Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian melalui keterangan tertulis, Senin, 27 September 2021.
 
Menurut dia, pasien yang dirawat terdiri dari 141 laki-laki dan 168 perempuan. Sebanyak 128.030 orang terdaftar sebagai pasien sejak RSD tersebut beroperasi pada 23 Maret 2020. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pasien sembuh di RSD Wisma Atlet Kemayoran tercatat 126.090 orang. Sebanyak 1.035 pasien dirujuk ke RS lain, sedangkan 596 pasien meninggal.
 
Baca: Kasus Harian Covid-19 Singapura Lampaui Indonesia
 
Sementara itu, pasien yang dirawat di Tower 8, 9, dan 10 RSD Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara, masih bertambah. Fasilitas ini merawat 5.463 pasien yang terdiri dari 2.847 laki-laki dan 2.616 perempuan.
 
"Semula rawat inap berjumlah 4.590 orang atau bertambah 873 orang," ujar Aris.
 
Di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, 235 pasien masih dirawat. Mereka terdiri dari 146 laki-laki dan 89 perempuan.
 
Sejak berdiri 12 April 2020, pasien covid-19 terdaftar di RSKI Pulau Galang mencapai 16.563 orang. Sebanyak 15.328 pasien telah pulang.
 
Sebanyak 8.988 pasien sembuh, 7.297 pasien suspek telah menjalani perawatan, dan 42 orang dirujuk ke RS lain. Pasien meninggal di RSKI Pulau Galang tercatat satu orang.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif