Ilustrasi polusi udara. ANT/Sigid Kurniawan.
Ilustrasi polusi udara. ANT/Sigid Kurniawan.

Pemprov DKI Diminta Melibatkan Anak-anak Mencegah Polusi

Nasional polusi udara
Theofilus Ifan Sucipto • 05 Juli 2019 18:43
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diimbau berkolaborasi dengan anak-anak untuk mengatasi polusi udara di ibu kota. Hal itu diyakini membawa dampak positif jangka panjang.
 
"Coba libatkan sepertiga warga Jakarta yang anak-anak untuk bersama-sama mengatasi itu (polusi udara)," kata Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian PPA Lenny Nurhayanti Rosalin di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat, 5 Juli 2019.
 
Salah satu program dengan mengajak anak-anak menanam pohon. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga bisa memberikan pemahaman agar tak menebang pohon sembarangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lenny membandingkan kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Risma, kata Lenny, sukses menurunkan suhu terendah Kota Pahlawan menjadi 22 derajat celcius.
 
"Hal itu dicapai dengan memperbanyak tanaman sehingga oksigen menjadi banyak," ujar Lenny.
 
Baca: BPPT Hanya Ingin Membantu Anies
 
Deputi bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian PPA itu yakin pelibatan anak-anak berdampak jangka panjang. Kebijakan itu akan mempengaruhi pola pikir anak di masa depan.
 
"Saat anak-anak sudah dewasa akan memengaruhi keputusan di tingkat keluarga dan proses ini tidak bisa setahun atau dua tahun," tuturnya.
 
Lenny meminta pemerintah serius mencegah polusi udara. Misalnya, kata dia, dengan rutin melakukan uji emisi dan membatasi kendataan bermotor.
 
Pemprov DKI juga diminta menyediakan transportasi publik dan fasilitas pejalan kaki yang nyaman bagi masyarakat. Sehingga, masyarakat beralih menggunakan fasilitas itu.
 
"Ini kepentingan kita bersama harus ada kepedulian kolektif. Mari bekerja sama," pungkasnya.
 
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dinilai belum memperhatikan kesehatan anak-anak. Hal itu dibuktikan dengan buruknya kualitas udara di Jakarta. Pemprov DKI dinilai hanya fokus pada penyediaan alat. Belum ada edukasi untuk melindungi anak dari polusi.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif