Ilustrasi/Medcom.id.
Ilustrasi/Medcom.id.

Polisi Gadungan Pencuri Motor Ditangkap

Nasional pencurian
Siti Yona Hukmana • 13 September 2019 10:45
Jakarta: Dua pria berinisial FS dan MN ditangkap polisi setelah merampas sepeda motor milik EM di Toko Petshop kawasan Pramuka Jati, Paseban, Jakarta Pusat. Saat melancarkan aksinya kedua pelaku mengaku sebagai polisi.
 
"Pelaku juga mengeluarkan senjata api rakitan jenis revolver, mengacungkan ke atas sambil berteriak 'saya anggota'," kata Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Purwadi saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 13 September 2019.
 
Insiden itu terjadi pada Kamis, 12 September 2019. Perampasan sepeda motor dilakukan kedua pelaku saat korban bersama I dan R membeli kebutuhan hewan peliharaannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Purwadi, EM dan kedua temannya tak percaya kepada pelaku mesti mengaku sebagai polisi. Sebab, motor korban dirampas tanpa alasan.
 
"Saat dilakukan pengancaman menggunakan pistol, korban melakukan perlawanan. Akhirnya senjata api itu jatuh ke aspal dan diambil oleh teman korban I," ujar Purwadi.
 
Warga yang menyaksikan keributan itu, kata dia, langsung menghajar kedua pelaku hingga babak belur. "Tapi, tak lama kami datang dan mengamankan pelaku," ungkapnya.
 
Kedua pelaku dibawa polisi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat untuk mendapat pengobatan. Kemudian, dirujuk ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
 
Polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, sepeda motor CBR warna putih merah milik korban, sepeda motor Honda Beat milik pelaku, tiga set kunci letter T dan sepucuk senjata api rakitan jenis revolver berikut sebutir peluru kaliber 7,6.
 
Kedua pelaku dijerat pasal 365 KUHP dan Pasal 1 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api. Ancamannya, 12 tahun penjara dan atau hukuman mati.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif