Pengendara motor berteduh dari hujan di bawah jalan layang, Jakarta. Foto: Antara/Rosa Panggabean
Pengendara motor berteduh dari hujan di bawah jalan layang, Jakarta. Foto: Antara/Rosa Panggabean

Pemotor Dilarang Berteduh di Bawah Flyover, Nekat Pidana Mengintai

Nasional lalu lintas operasi zebra
Siti Yona Hukmana • 28 Oktober 2020 13:07
Jakarta: Polisi melarang pemotor berhenti di bawah jembatan layang atau flyover untuk berteduh saat hujan. Sebab, pemanfaatan kolong flyover sebagai tempat berteduh mengakibatkan kemacetan.
 
"Karena kalau nanti berteduh lalu kendaraan akan numpuk, yang terjadi adalah kemacetan. Lumpuh satu dan merembet ke jalur sebelahnya," kata Direktur Lalu lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Bundaran Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 28 Oktober 2020.
 
Sambodo menegaskan ada aturan yang melarang kendaraan berhenti di bawah jembatan layang. Bahkan, kata dia, di beberapa lokasi telah terpasang rambu dilarang berhenti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para pemotor yang nekat berteduh di bawah flyover dapat dikenakan sanksi pidana. Sesuai Pasal 287 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
 
"Kalau dia berhenti, berarti melarang rambu. Tapi nanti kami akan lihat lagi bagaimana diskresinya," ujar Sambodo.
 
Baca: 613 Pelanggar Terjaring Operasi Zebra di Jakbar
 
Sambodo mengatakan pihaknya membolehkan pemotor berhenti di bawah flyover dalam waktu singkat untuk memakai jas hujan dan perlengkapan lainnya. Setelah terpakai, pengendara diimbau untuk segera melanjutkan perjalanannya.
 
Berhenti di bawah flyover menjadi salah satu target dalam Operasi Zebra 2020. Operasi ini digelar selama 14 hari, yakni dari Senin, 26 Oktober hingga 8 November 2020.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif