Musisi kafe berunjuk rasa di depan Balai Kota Jakarta, Rabu, 8 Juli 2020/Antara/Galih Pradipta.
Musisi kafe berunjuk rasa di depan Balai Kota Jakarta, Rabu, 8 Juli 2020/Antara/Galih Pradipta.

Pemprov DKI Minta Pemilik Kafe Memberdayakan Musisi

Nasional dki jakarta PSBB
Antara • 10 Juli 2020 18:28
Jakarta: Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta menyoroti nasib musisi di Jakarta. Pemilik kafe diminta tetap memberdayakan musisi selama pandemi korona (covid-19).
 
"Pemilik usaha restoran, rumah makan, dan kafe dapat menampilkan para musisi dan pemain band secara live virtual atau live streaming," kata Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta, Cucu??????? Ahmad Kurnia melalui surat edaran yang diterima di Jakarta, Jumat, 10 Juli 2020.
 
Aturan untuk memberdayakan musisi tertuang dalam Surat Edaran Dinas Parekraf DKI Jakarta bernomor 2015/-1.858.2. Regulasi tersebut telah diedarkan di semua kafe dan restoran pada Kamis, 9 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain melalui tayangan langsung, karya-karya para musisi itu bisa tetap ditayangkan melalui video rekaman. Pemilik restoran bisa memutar karya musisi di monitor televisi, layar dan LED.
 
"Ini dikarenakan penyelenggaraan kegiatan musik hidup/ pub belum diperkenankan beroperasi di Jakarta, dinas mengimbau agar mereka tetap diperdayakan," kata Cucu.
 
Pemilik Tan Group, Ricky Tan, mengapresiasi kebijakan dan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurut dia, sejak awal masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi, pihaknya telah berkoordinasi dengan Cucu mengenai pemberdayaan musisi.
 
Baca:Industri Pariwisata di Jakarta Siap Terapkan Protokol Kenormalan Baru
 
Dia menyebut penayangan karya musisi di layar kaca kafe merupakan bentuk kerjasama dengan pemusik. Dengan demikian, pemain band akan mendapat upah dari penayangan karya mereka.
 
"Ini adalah bentuk balas budi kami kepada para musisi yang berjasa dari awal kami memulai usaha," kata Ricky.
 
Dia berharap metode ini bisa diterapkan oleh semua pelaku usaha restoran. Hal itu dimaksudkan agar semua musisi bisa mendapatkan kesempatan bekerja kembali.
 
"Pandemi ini adalah musibah, sekarang waktunya kita saling bantu," ucap dia.
 

(ADN)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif