Ilustrasi hujan deras sebabkan banjir. Foto: MI/Fransisco Carolio Hutama Gani
Ilustrasi hujan deras sebabkan banjir. Foto: MI/Fransisco Carolio Hutama Gani

13 RW di Jakarta Timur Masih Tergenang

Nasional banjir jakarta Jakarta Banjir
Cindy • 09 Februari 2020 16:59
Jakarta: Banjir di sejumlah wilayah di Jakarta disebut mulai surut. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta hingga Minggu, 9 Februari 2020, masih ada 13 RW di Jakarta Timur yang masih tergenang.
 
"Ketinggian air di 13 RW Jakarta Timur saat ini sekitar 10-30 cm dan 60-90 cm. Penyebabnya adalah curah hujan yang tinggi dan meluapnya Kali Ciliwung, Kali Sunter, Kali Buaran, dan Kali Jati Kramat," kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta Subejo lewat keterangan tertulis, Jakarta, Minggu, 9 Februari 2020.
 
Upaya Pemprov Jakarta menangani banjir salah satunya mengerahkan pompa dari Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta dibantu PPSU Kelurahan terkait. Sementara BPBD menyiapkan sejumlah bahan pangan dan sandang untuk warga sekitar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami menyiapkan bantuan kebutuhan pokok, seperti air mineral, tikar, terpal, matras, biskuit, selimut, peralatan mandi, hingga perlengkapan anak-anak. Semua yang dibutuhkan warga itu kami bantu siapkan," ucap Subejo.
 
Menurut Subejo, sejuah ini ada delapan lokasi pengungsian khusus di Jakarta Timur. Sebagian warga masih memilih bertahan mengungsi meski wilayahnya mulai surut.
 
13 RW di Jakarta Timur Masih Tergenang
Jalan DI Panjaitan Jatinegara tergenang,. Foto: Medcom/Zaenal Arifin
 
Lokasi pengungsian juga terdapat di Jakarta Utara dan di Jakarta Selatan. Warga masih mengungsi di dua wilayah tersebut lantaran menunggu pembersihan lokasi pascabanjir.
 
Pemprov DKI Jakarta akan terus bersiaga selama musim penghujan. Tim terdiri dari Satgas Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta, Satgas Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, BPBD Provinsi DKI Jakarta dan PPSU Kelurahan.
 
Tim tersebut bakal mengerahkan pompa mobile, membersihkan dan melancarkan tali air, membersihkan sampah maupun lumpur di saluran air. Hal itu dilakukan untuk memastikan genangan cepat surut baik di ruas jalan hingga kawasan permukiman.
 
Petugas gabungan dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta, Kelurahan, Kecamatan, dan Puskesmas juga dikerahkan untuk menyiapkan lokasi pengungsian dan memastikan kondisi kesehatan warga.
 
"Petugas gabungan juga mendistribusikan disinfektan untuk permukiman warga yang terdampak banjir dan genangan guna meminimalisir penyebaran penyakit pascabanjir dan genangan," tegas Subejo.
 
Hujan deras sejak Sabtu dini hari, 8 Februari 2020, menyebabkan 21 titik jalanan di Ibu Kota tergenang. Genangan terbanyak ada di area Jakarta Timur.
 

 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif