Ilustrasi banjir Jakarta. Foto: ANT/Fauzi
Ilustrasi banjir Jakarta. Foto: ANT/Fauzi

BI DKI Sebut Kerugian Ekonomi Akibat Banjir Januari Kecil

Nasional banjir jakarta
Sri Yanti Nainggolan • 28 Februari 2020 20:12
Jakarta: Bank Indonesia perwakilan DKI Jakarta menyebut dampak ekonomi akibat banjir Jakarta awal Januari 2020 lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya. Ini lantaran durasi banjir singkat.
 
"Sebenarnya kalau kita lihat data sejak 2002, kerugian banjir tahun ini paling rendah," ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Hamid Ponco Wibowo dalam temu media di Jakarta, Jumat, 28 Februari 2020.
 
BI mencatat kerugian ekonomi akibat banjir Jakarta awal Januari 2020 mencapai Rp960 miliar. Sementara, tahun-tahun sebelumnya kerugian lebih dari Rp1 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


BI DKI Sebut Kerugian Ekonomi Akibat Banjir Januari Kecil
Suasana sejumlah kendaraan melintasi banjir yang menggenangi kawasan Bundaran Bank Indonesia di Jakarta Pusat, Selasa, 25 Februari 2020/Antara/Winda Wahyu Fariansih
 
Hamid menuturkan kerugian ekonomi akibat banjir Jakarta pada Februari 2002 mencapai Rp9,8 triliun; Februari 2007 Rp8,8 triliun; Januari 2013 Rp1,5 triliun; Januari-Februari 2014 Rp5 triliun; dan Februari 2015 Rp1,5 triliun.
 
Dampak ekonomi akibat banjir berpengaruh 0,025 persen dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) DKI Jakarta. Hamid menjelaskan kerugian kecil dikarenakan banjir cepat surut.
 
Selain itu, teknologi yang cepat memviralkan suatu kejadian memberi kesan positif pada kesiapsiagaan masyarakat. "Tapi tentu untuk mengantisipasi ini, ke depan kita harus menyiapkan sarana-prasarana yang lebih siap lagi," kata dia.
 
(Baca:Pusat Perbelanjaan Jakarta Rugi Rp56 Miliar Akibat Banjir)
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif