Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Tunjangan ASN DKI Dipangkas Hingga 50 Persen

Nasional Virus Korona pemprov dki virus corona
Cindy • 30 Mei 2020 06:35
Jakarta: Tunjangan untuk aparatur sipil negara (ASN) DKI Jakarta akan dipangkas hingga 50 persen. Ketentuan ini diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 49 Tahun 2020 tentang Rasionalisasi Penghasilan PNS dalam Rangka Penanganan Covid-19.
 
"Ya benar Pak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan aturan tersebut," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir saat dihubungi Medcom.id, Jumat, 29 Mei 2020.
 
Chaidir mengatakan tunjangan kinerja daerah (TKD) ASN dan calon ASN dirasionalisasi sebesar 25 persen tergantung jabatannya. Insentif pemungutan pajak daerah ASN DKI juga dirasionalisasi sebesar 25 persen dari insentif yang diterima.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tunjangan transportasi bagi pejabat struktural tidak dibayarkan. Namun aturan ini dikecualikan untuk mereka yang terlibat langsung dalam penanganan covid-19," ucap Chaidri.
 
Mereka yang dikecualikan dari pemotongan tunjangan, yakni tenaga kesehatan dan penunjang kesehatan yang langsung menangani covid-19, petugas pemulasaraan jenazah dengan prosedur covid-19, petugas pengelola data informasi epidemiologis, serta petugas yang terlibat langsung dalam penanganan wabah korona.
 
Pergub Nomor 40 Tahun 2020 juga mengatur soal penundaan pembayaran TKD ASN DKI sebesar 25 persen. Insentif pemungutan pajak daerah juga ditunda sebesar 25 persen dari insentif yang diterima.
 
"Penundaan pembayaran penghasilan dikecualikan terhadap ASN/calon ASN yang tidak terdampak rasionalisasi penghasilan," ujar Chaidir.
 
Pemangkasan dan penundaan tunjangan berlangsung dari April-Desember 2020. Berdasarkan ketentuan tersebut, penghasilan yang dibayarkan hanya sebesar 50 persen dari tunjangan ASN DKI.
 
"Pembayaran penundaan penghasilan dilakukan dengan memperhatikan alokasi, siklus, dan kemampuan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APD) pada tahun anggaran berikutnya," kata Chaidir.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif