Anggota DPR Abraham 'Lulung' Lunggana. Foto: Sri Yanti Nainggolan/Medcom.id
Anggota DPR Abraham 'Lulung' Lunggana. Foto: Sri Yanti Nainggolan/Medcom.id

Lulung 'Usir' Pedemo Anies

Nasional banjir jakarta Jakarta Banjir
Sri Yanti Nainggolan • 14 Januari 2020 19:38
Jakarta: Anggota DPR Abraham 'Lulung' Lunggana meminta saran dan kritik kepada Gubernur DKI Jakarta disampaikan dengan lebih bijak. Lulung bahkan mempersilahkan pihak yang sudah tak kerasan tinggal di Jakarta untuk pergi.
 
"Saya di sini hanya lihat saja. Bahkan, saya ingin ketemu (pedemo), apa sih sebenarnya yang lu ingin? Lu enggak betah tinggal di Jakarta? Sudah, pergi," tegas Lulungdi Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 14 Januari 2020.
 
Menurut Lulung, masalah banjir bisa dibicarakan lewat diskusi tanpa harus berdemonstrasi. Dia pun menilai demonstrasi yang dikomandoi Permadi Arya alias Abu Janda, Nyai Dewi Tanjung, Effendi Achmad, dan Sisca Rumondor bermotif politik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Orang yang sering kritik, tapi tak punya konten. Keliatan sekali kan (sentimennya), dengan vokal dan gayanya," ujar mantan Wakil Ketua DPRD DKI itu.
 
Politikus PAN itu menilai banjir bukan semata-mata kesalahan Anies. Penyebab utama banjir ialah intensitas hujan dengan siklus 100 tahun sekali dan korban banjir bukan hanya di Jakarta.
 
"Bukan, ini ada nuansa politik dan tak fair (adil). Kalau memang fair, audiensi saja," pungkas dia.
 
Massa penentang Anies, Jakarta Bergerak, dimotori Abu Janda, Nyai Dewi Tanjung, Effendi Achmad, dan Sisca Rumondor berdemonstrasi di depan Gedung Balai Kota Jakarta. Mereka meminta Anies mundur karena dianggap gagal menangani banjir.
 
Tak berselang lama, mereka pindah ke depan Patung Arjuna Wiwaha lantaran situasi di Balai Kota tidak kondusif. Di lokasi tersebut juga ada massa lain yakni Jawara dan Pengacara Jaga Jakarta (Bang Japar) yang mendukung pemerintahan Anies di Ibu Kota.
 
Banjir melanda Ibu Kota pada 1 Januari 2020. Luapan air ini terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya.
 
Pada Sabtu, 4 Januari 2020, terdapat 12 kecamatan di Jakarta yang terendam banjir. Jakarta Barat menjadi wilayah yang terparah dilanda banjir. Bencana ini juga membuat puluhan ribu warga Jakarta harus mengungsi dan 16 orang meninggal.
 

 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif