Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

15% Remaja di DKI Belum Divaksinasi Terkendala Izin Orang Tua

Nasional Virus Korona vaksinasi covid-19 pandemi covid-19 vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Vaksin Slank untuk Indonesia
Selamat Saragih • 26 September 2021 15:22
Jakarta: Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengatakan faktor izin orang tua menyebabkan pencapaian vaksinasi terhadap anak dan remaja masih tersisa 15 persen. Vaksin covid-19 untuk anak usia 12-17 tahun sedianya telah berjalan sejak awal Juli 2021.
 
"Penyebab masih ada 15 persen data (belum divaksinasi) itu salah satu adalah tidak diizinkan orang tua sehingga anaknya tidak mau divaksin lantaran khawatir dengan efek sampingnya," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Dwi Oktavia di Jakarta, Minggu, 26 September 2021.
 
Menurut dia, hingga Jumat, 24 September 2021, tercatat 856.459 anak usia 12-17 tahun sudah mendapat dosis pertama vaksin covid-19. Dinkes dijamin tetap mendorong para remaja bisa segera divaksinasi, termasuk terhadap warga ber-KTP DKI yang belum disuntik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dinkes, kata Dwi, sudah menjalin kerja sama dengan sejumlah sekolah di Ibu Kota. Hal ini diharap dapat mempercepat vaksinasi terhadap anak berusia 12-17 tahun.
 
Baca: Dubes AS Kunjungi Lokasi Pemberian Vaksin Pfizer untuk Umum di Jakarta
 
"Segala daya kami usahakan supaya remaja, guru, masyarakat lain yang belum divaksin bisa segera divaksin," jelas dia.

Vaksin untuk Indonesia


Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 
 

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif