Terkendala Anggaran, Renovasi Museum Bahari Belum Jelas

Nur Azizah 04 Juli 2018 16:57 WIB
kebakaran gedung
Terkendala Anggaran, Renovasi Museum Bahari Belum Jelas
Petugas pemadam kebakaran terus menyiram air untuk melakukan proses pendinginan Museum Bahari, Jakarta Utara, Selasa (16/1). MI/RAMDANI.
Jakarta: Sudah setengah tahun Museum Bahari terbakar. Selama itu pula belum ada upaya renovasi yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Tinia Budiati mengatakan, pihaknya, masih menunggu anggaran dari Pemprov. Setelah itu, pihaknya baru bisa melakukan renovasi bangunan.

"Kita lagi persiapkan perencanaanya. Kan kita ini harapkan di anggaran perubahan ini sudah bisa sehingga perencanaan di tahun 2019 berjalan," kata Tinia di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Juli 2018.


Baca: Kebakaran Museum Bahari Sempat tak Diketahui

Tinia belum bisa merinci jumlah biaya yang  dibutuhkan untuk melakukan renovasi. Ia hanya mengatakan, rehabilitasi Museum Bahari harus secepatnya dilakukan.

Sebelumnya pada Selasa, 16 Januari 2018 sebagian Museum Bahari hangus terbakar. Koleksi-koleksi berupa perahu dari puluhan dan ratusan tahun lalu ikut terbakar.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, dirinya akan berkomunikasi dengan sejumlah pakar museum untuk mengembalikan Museum Bahari ke sedia kala. Ia mau museum tersebut ditangani dengan tepat dan cepat.

Namun mantan Menteri Pendidikan RI ini belum bisa memastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membangun ulang museum tersebut. Museum yang dibangun pada tahun 1771 ini telah diasuransikan. Sayangnya, Anies tak mengetahui berapa nilai asuransi atau apa saja yang diasuransikan.

Baca: Kebakaran Museum Bahari Diduga Akibat Korsleting



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id