Ilustrasi Balai Kota DKI Jakarta. Medcom/Candra Yuri Nuralam
Ilustrasi Balai Kota DKI Jakarta. Medcom/Candra Yuri Nuralam

Kepgub Perpanjangan PSBB Transisi Jakarta Terbit

Nasional dki jakarta Virus Korona PSBB New Normal
Sri Yanti Nainggolan • 03 Juli 2020 22:05
Jakarta: Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta kembali diperpanjang. Jakarta memasuki PSBB transisi dua mulai hari ini, Jumat, 3 Juli 2020.
 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Keputusan Gubernur Nomor 647 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Pemberlakuan, Tahapan, dan Pelaksanaan Kegiatan/Aktivitas Pembatasan Sosial Berskala Besar Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif.
 
"Menetapkan perpanjangan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar pada masa transisi menuju masyarakat sehat, aman, dan produktif selama 14 hari terhitung sejak tanggal 3 Juli 2020 sampai dengan 16 Juli 2020," demikian bunyi dokumen tersebut dikutip Medcom.id, Jumat, 3 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Masa PSBB transisi dapat dihentikan bila jumlah kasus baru secara turun signifikan berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat provinsi.
 
Baca: PSBB Transisi Kembali Diperpanjang 14 Hari
 
Surat ditandatangani Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kamis, 2 Juli 2020. Terdapat empat bidang yang dapat dilaksanakan selama masa transisi dengan syarat utama tempat/kegiatan tersebut maksimal terisi 50 persen dari kapasitas.
 
Pertama, tempat/kegiatan ibadah di rumah ibadah. Kedua fasilitas umum seperti perkantoran, rumah makan, perindustrian (pabrik) dan pergudangan, layanan pendukung (bengkel, service, fotocopy), showroom UMKM binaan pemerintah provinsi, serta pasar. Termasuk juga pusat perbelanjaan, mall dan pertokoan, taman rekreasi dan kebun binatang, salon dan barbershop, serta usaha pariwisata.
 
Ketiga, kegiatan sosial dan budaya seperti fasilitas olahraga luar ruangan, museum, perpustakaan, serta taman dan pantai. Terakhir, pergerakan orang menggunakan moda transportasi seperti mobilitas kendaraan pribadi dimana maksimal 2 orang per baris kursi dan 100 persen dari kapasitas apabila berdomisili di alamat yang sama.
 
Sementara angkutan umum massal, taksi (konvensional dan online), dan kendaraan rental penumpang maksimal 50 persen dari kapasitas. Ojek motor (online dan pangkalan) bisa mengangkut 100 persen dari kapasitas.
 

(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif