Ilustrasi banjir/Antara.
Ilustrasi banjir/Antara.

88 Titik Pengungsian di Jabodetabek Hingga Kamis Petang

Nasional banjir jakarta Jakarta Banjir
Sri Yanti Nainggolan • 27 Februari 2020 19:57
Jakarta: Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops BNPB) membeberkan 88 titik pengungsian hingga Kamis petang, 27 Februari 2020. Lokasi darurat tersebar dari Jabodetabek dan Karawang.
 
"Titik pengungsian warga terbanyak di wilayah Jakarta Timur dengan 36 titik," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo dalam keterangan tertulis, Kamis, 27 Februari 2020.
 
Baca:Perusahaan Asuransi Data Pengajuan Klaim Banjir Jakarta

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebanyak 26 titik pengungsian lain berada di Jakarta Utara, Karawang 11 titik, Jakarta Barat 8 titik, dan Kota Tangerang 3 titik. Kemudian, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi, masing-masing 2 titik.
 
88 Titik Pengungsian di Jabodetabek Hingga Kamis Petang
Warga korban banjir mengungsi di Masjid Universitas Borobudur, Jakarta, Selasa, 25 Februari 2020. Foto: MI/Ramdani
 
Per hari ini, jumlah warga mengungsi sebanyak 12.608 keluarga (KK) atau 45.861 jiwa. Jumlah terbanyak teridentifikasi di Jakarta Timur dengan 7.496 KK atau 27.429 jiwa, disusul wilayah Karawang sebanyak 3.591 KK, 12.740 jiwa. Sementara itu, korban meninggal sebanyak 9 orang.
 
"Jumlah warga terdampak di wilayah Jabodetabek dan Kabupaten Karawang sebanyak 44.579 KK, 119.268 jiwa," imbuh dia.
 
Baca:Akibat Banjir Jakarta
 
Hingga saat ini, genangan banjir masih terjadi dengan ketinggian beragam. Di wilayah Kabupaten Bekasi, ketinggian air antara 20-150 sentimeter, Kabupaten Tangerang 42-168 sentimeter, Kota Tangerang 20-130 sentimeter, dan Karawang 150 sentimeter.
 
"Wilayah lain seperti di DKI Jakarta, Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Tangerang Selatan telah surut," kata dia.
 
Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) memberikan peringatan dini dimana dua hari ke depan ada potensi cuaca hujan lebat disertai angin kencang. Wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat diminta meningkatkan kesiapsiagaan.
 

(ADN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif