Ilustrasi ojek online. Foto: MI/Arya Manggala
Ilustrasi ojek online. Foto: MI/Arya Manggala

Tarif Baru Ojol Ditentukan Dua Pekan Lagi

Nasional ojek online
Media Indonesia • 04 Februari 2020 09:39
Jakarta: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih menggodok tarif baru ojek online (ojol). Meski pembahasan berjalan alot, tarif baru itu dapat ditentukan dua hingga tiga pekan lagi.
 
"Tidak bisa dilakukan suatu kenaikan sepihak. Kira-kira 2-3 pekan lagi penentuannya," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Senin, 3 Februari 2020.
 
Budi menjelaskan penggodokan tarif baru perlu dilihat dari kacamata aplikator, pengemudi, dan pengguna atau masyarakat. Budi melihat kecenderungan pengemudi meminta menaikkan tarif ojol.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dan oleh aplikator pasti boleh-boleh saja," tutur dia.
 
Meski begitu, Kemenhub memastikan keputusan tarif baru ojol akan disesuaikan dengan pihak-pihak terkait. Budi ingin semua pihak sama-sama untung.
 
Kemenhub mewacanakan penaikan tarif 25 persen atau dari Rp2 ribu per kilometer (km) menjadi Rp2.500 per km. Namun, pengemudi meminta tarif tak naik lebih dari 10 persen.
 
Kemenhub juga diminta mengevaluasi tarif sistem zonasi menjadi tarif regional provinsi. Tarif zonasi 1 mencakup Sumatra, Jawa, dan Bali; Zonasi 2 Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, serta Zonasi 3 yakni Kalimantan dan kawasan Indonesia Timur. Sistem zonasi dinilai merugikan pengemudi di setiap provinsi.
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif